Teror Ancaman Bom di SDN Cilandak, Polisi Tangkap Terduga Pelaku MY
JAKARTA – Polda Metro Jaya bergerak cepat mengungkap kasus teror ancaman bom yang menyasar sebuah sekolah dasar negeri di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Polisi telah menangkap seorang pria berinisial MY yang diduga sebagai pelaku penyebar ancaman tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan MY merupakan warga yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah.
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Pelaku satu orang berinisial MY sudah diamankan. Saat ini masih dilakukan pendalaman oleh penyidik terkait motif dan tujuan yang bersangkutan," ujar Budi, Senin (13/7/2026).
Akibat ancaman tersebut, kegiatan belajar mengajar di sekolah sempat terganggu. Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah memulangkan seluruh siswa lebih awal sambil menunggu proses sterilisasi dan penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian.
Budi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan dan keresahan, terutama di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah harus tetap menjadi ruang yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.
"Jangan sampai dunia pendidikan terganggu oleh aksi-aksi yang menimbulkan ketakutan. Kita semua punya tanggung jawab menjaga keamanan dan kenyamanan putra-putri kita dalam menempuh pendidikan," tegasnya.
Polda Metro Jaya menegaskan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif pelaku serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi teror tersebut. Aparat juga memastikan situasi di lingkungan sekolah kini telah dinyatakan aman setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 9 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 10 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu




