Dibekali Ribuan Bibit Ikan, Warga Cipayung Didorong Ciptakan Produk Bernilai Jual
CIPUTAT — Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) mendorong masyarakat tidak hanya membudidayakan ikan untuk konsumsi, tetapi juga mengembangkannya menjadi produk olahan yang memiliki nilai jual.
Tahun ini, DKP3 menyalurkan 5.000 bibit ikan nila dan 15.000 bibit ikan lele, salah satunya diberukan kepada warga Kelurahan Cipayung.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Tak hanya bibit ikan, pemerintah juga memberikan kolam budidaya, pakan, serokan, hingga perlengkapan lain agar masyarakat dapat langsung memulai usaha budidaya.
"Selain bibit ikan, kami juga berikan kolam, pakan, serokan ikan, dan beberapa komponen pendukung lainnya," ujar Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Tangsel, Hayati Nur, Kamis (16/7).
Hayati menjelaskan, bantuan tersebut merupakan realisasi usulan warga yang masuk dalam hasil Musrenbang. Karena itu, jenis bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
"Program ini merupakan pelaksanaan hasil F1 Musrenbang. Jadi sesuai dengan usulan dan keinginan masyarakat," katanya.
Menurutnya, tujuan program bukan sekadar membagikan bibit ikan. Yang lebih penting, masyarakat mampu membudidayakan ikan secara berkelanjutan hingga memberikan manfaat ekonomi.
"Harapannya kegiatan ini berkelanjutan. Jangan hanya sekadar menggugurkan usulan, tetapi benar-benar dipelihara sampai panen, bahkan kalau bisa menghasilkan produk-produk olahan ikan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi," ungkap Hayati.
Ia berharap budidaya yang dikembangkan warga nantinya dapat melahirkan berbagai produk olahan khas yang menjadi identitas Kelurahan Cipayung, bahkan Kota Tangerang Selatan.
"Kalau bisa sampai mereka menjadi supplier nantinya. Syukur-syukur hasil olahan ikannya bisa menjadi ciri khas makanan olahan ikan di Kota Tangerang Selatan, minimal dari Kelurahan Cipayung," tuturnya.
Hayati menambahkan, pemilihan bibit ikan nila dan lele juga didasarkan pada usulan masyarakat. Selain itu, kedua jenis ikan tersebut relatif mudah dipelihara, terutama lele yang memiliki daya tahan tinggi sehingga cocok dibudidayakan oleh masyarakat.
Sementara itu, Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, menyambut baik realisasi program pemberdayaan tersebut. Menurutnya, Musrenbang tidak hanya menghasilkan usulan pembangunan infrastruktur, tetapi juga program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Dalam Musrenbang terdapat dua jenis usulan, yakni pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Keduanya sama pentingnya karena saling melengkapi dalam meningkatkan kualitas hidup warga," kata Dini.
Ia menuturkan, bantuan bibit ikan lengkap dengan kolam dan sarana pendukung yang diusulkan RW 002 diharapkan dapat menjadi awal tumbuhnya usaha budidaya ikan di lingkungan masyarakat.
"Dengan pembekalan, serta pemberian bibit lele ini, saya berharap masyarakat dapat memanfaatkannya menjadi sumber perekonomian dan ketahanan pangan. Harapannya program ini terus berkelanjutan dan menjadi sumber ekonomi bagi warga," ujarnya.
Menurut Dini, program pemberdayaan seperti ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang memiliki nilai tambah. Karena itu, ia berharap warga dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara serius sehingga budidaya ikan tidak hanya berhenti saat panen pertama, tetapi berkembang menjadi usaha yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu




