Khitan Massal hingga Alat Bantu Disabilitas, Kemensos Salurkan Bantuan Rp1,27 Miliar untuk Warga Tangsel
CIPUTAT — Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melalui Sentra Mulya Jaya menyalurkan bantuan sosial senilai Rp1,27 miliar kepada warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi Hari Anak Nasional 2026. Bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai jenis layanan sosial, mulai dari khitan massal, penyaluran alat bantu disabilitas, hingga penebusan ijazah bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
Kegiatan yang berlangsung di Plaza Rakyat Puspemkot Tangsel, Selasa (21/7), itu dihadiri Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo dan Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangsel Chaerudin.
Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, Supomo mengatakan, bakti sosial terintegrasi merupakan bentuk kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan pelayanan sosial yang tepat sasaran bagi kelompok rentan.
Menurutnya, seluruh penerima bantuan telah melalui proses asesmen agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
"Kami tidak ingin terjadi salah sasaran dalam pemberian bantuan. Karena itu prosesnya melalui assessment yang komprehensif agar tidak terjadi inclusion error, yaitu orang yang seharusnya tidak menerima bantuan justru mendapat bantuan," ujar Supomo.
Ia menjelaskan, Kemensos saat ini memprioritaskan pelayanan bagi 12 kelompok sasaran rentan atau yang dikenal sebagai 12 PAS, di antaranya penyandang disabilitas, perempuan rawan sosial ekonomi, hingga anak-anak yang mengalami kesulitan mengakses pendidikan.
Dalam kesempatan itu, Supomo juga menyoroti pentingnya program Sekolah Rakyat yang tengah dikembangkan pemerintah untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem memperoleh pendidikan.
"Alhamdulillah di Tangsel sudah ada sekolah rakyat rintisan. Mudah-mudahan segera ada sekolah permanen yang mampu menampung warga Tangsel, khususnya masyarakat miskin dan miskin ekstrem," katanya.
Selain pendidikan, Kemensos juga terus memperluas layanan kesehatan, salah satunya melalui operasi katarak bagi masyarakat kurang mampu.
"Kalau seseorang terkena katarak hingga tidak bisa melihat, produktivitasnya menurun dan akhirnya bergantung kepada orang lain. Karena itu kami konsen pada layanan operasi katarak," tutur Supomo.

Dalam kegiatan tersebut Kemensos menyalurkan berbagai macam bantuan, di antaranya bantuan pemenuhan hidup layak kepada 328 penerima manfaat senilai Rp852,55 juta, bantuan kewirausahaan bagi 54 penerima sebesar Rp258 juta, alat bantu disabilitas untuk 14 penerima senilai Rp52,9 juta, layanan khitan massal bagi 52 anak senilai Rp52,4 juta, serta bantuan pelunasan tunggakan sekolah atau penebusan ijazah bagi 16 penerima senilai Rp60 juta.
"Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp1.275.924.697," paparnya.
Selain penyaluran bantuan, masyarakat juga mendapat berbagai layanan sosial seperti Peksos Goes to Community, terapi, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, permainan anak, hingga layanan penebusan ijazah.
Sementara itu, Asda I Kota Tangsel Chaerudin mengatakan, Pemerintah Kota Tangsel terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bagi lanjut usia, penyandang disabilitas, anak terlantar, gelandangan, pengemis, serta kelompok rentan lainnya.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari terjaminnya akses masyarakat terhadap pelayanan sosial, kesehatan, pendidikan, dan kesempatan meningkatkan kualitas hidup.
"Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat agar pelayanan sosial semakin tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tangsel," katanya.
Ia menambahkan, rangkaian bakti sosial terintegrasi tersebut menjadi bukti kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang mudah diakses, terpadu, dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Nasional | 19 jam yang lalu



