Sungai Ciputat Dikeruk Dari Hulu Sampai Hilir
Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan
CIPUTAT-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pengendalian banjir dengan mengeruk Sungai Ciputat dari hulu ke hilir. Endapan sedimen lumpur yang selama ini mengurangi kapasitas sungai dalam menampung dan mengalirkan debit air saat hujan deras, dikeruk.
Pengerjaan pengerukan yang dimulai sejak Kamis (30/7) dipusatkan di kawasan Pondok Hijau, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat. Kegiatan ini merupakan bagian dari normalisasi Sungai Ciputat yang akan dilakukan secara bertahap mulai dari kawasan hulu hingga hilir.
Koordinator Pemeliharaan Alat Berat dan Saluran Air Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sungai Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Jupri mengatakan, pengerukan dilakukan di sepanjang aliran Sungai Ciputat yang membentang dari Pengasinan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor hingga Bendung Ciputat, Kota Tangsel.
Jupri menerangkan, saat ini pekerjaan diprioritaskan di bagian hulu, tepatnya di kawasan Pondok Hijau. Wilayah tersebut menjadi salah satu titik yang dinilai perlu segera ditangani untuk mengurangi potensi luapan air saat debit sungai meningkat.
"Diharapkan kegiatan ini dapat mengurangi potensi luapan air di wilayah Pondok Hijau, Inhutani, Flyover Ciputat, Cipayung, hingga Kompleks Perumahan Narada," ujarnya, Jumat (1/8).
Setelah pekerjaan di bagian hulu selesai, pengerukan akan dilanjutkan ke bagian hilir Sungai Ciputat, tepatnya di kawasan Perumahan Ciputat Baru. Dengan penanganan menyeluruh tersebut, kapasitas aliran sungai diharapkan semakin optimal sehingga risiko genangan di kawasan permukiman saat musim hujan dapat ditekan.
Jupri menjelaskan, sedimentasi yang terus menumpuk menjadi salah satu penyebab berkurangnya daya tampung sungai. Karena itu, pengerukan dilakukan secara berkala agar aliran air tetap lancar dan mampu mengalirkan debit air secara maksimal.
"Pengerukan sungai merupakan salah satu upaya rutin yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menjaga kapasitas aliran sungai tetap optimal. Sedimentasi yang menumpuk dapat mengurangi daya tampung sungai dan menghambat aliran air. Karena itu, pengerukan dilakukan secara berkala agar aliran sungai tetap lancar dan mampu mengalirkan debit air secara maksimal," jelasnya.
Melalui pengerukan yang dilakukan dari hulu hingga hilir ini, Pemkot Tangsel berharap potensi banjir di sejumlah kawasan sekitar Sungai Ciputat dapat terus berkurang. Selain meningkatkan fungsi sungai sebagai saluran pengendali banjir, langkah tersebut juga diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai, terutama saat memasuki musim hujan.(rmn)
Nasional | 2 jam yang lalu
Pos Banten | 20 jam yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 19 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu



