Pramono dan Polda Metro Pastikan Jakarta Aman, Pagar Tinggi di Mal Bukan Tanda Ancaman
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya memastikan situasi keamanan di Jakarta tetap aman dan kondusif di tengah ramainya pemasangan pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pemasangan pagar kemungkinan merupakan langkah antisipasi dari pengelola. Namun, ia berharap pagar tersebut nantinya dapat dilepas agar tidak memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.
Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, dan Kodam Jaya terus berkoordinasi menjaga stabilitas keamanan serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan, baik di lapangan maupun di ruang digital.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat tidak berspekulasi terkait pemasangan pagar dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, kondisi Ibu Kota tetap terkendali.
Menteri Perdagangan Budi Susanto juga menegaskan tidak ada persoalan di sektor ritel. Hasil koordinasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menunjukkan tidak ada isu khusus yang melatarbelakangi pemasangan pagar.
Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menjelaskan, pagar dipasang untuk mengatur akses keluar-masuk pengunjung, meningkatkan keselamatan, serta menjadi bagian dari sistem pengamanan di sejumlah pusat perbelanjaan.
Sementara itu, Pendiri Pakuwon Group Alexander Tedja menyatakan pemasangan pagar di Mall Kota Kasablanka merupakan kebijakan manajemen setempat dan telah diputuskan untuk segera dibongkar agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat.
Nasional | 2 jam yang lalu
Pos Banten | 20 jam yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 19 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu



