TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Posyandu Selada RW 04 Pondok Jagung Jadi Percontohan Layanan Terpadu

Wakili Tangsel Di Tingkat Provinsi

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:30 WIB
POSYANDU. Posyandu Selada Pondok Jagung menjadi perwakilan Tangsel dalam lomba ajang tingkat Provinsi Banten
POSYANDU. Posyandu Selada Pondok Jagung menjadi perwakilan Tangsel dalam lomba ajang tingkat Provinsi Banten

SERPONG UTARA-Posyandu Selada di RW 04, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara mewakili Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam penilaian Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Banten 2026. Posyandu tersebut dinilai berhasil menghadirkan layanan terpadu yang mengintegrasikan berbagai pelayanan dasar kepada masyarakat.

 

 Penilaian dilakukan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni bersama tim, Selasa (4/8). Kehadiran rombongan disambut Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Tangsel Tini Indrayanthi Benyamin.

 

 Tinawati Andra Soni mengatakan, keberhasilan pembangunan Posyandu membutuhkan kolaborasi seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Banten.

 

 "Provinsi Banten membutuhkan penyangga, salah satunya Kota Tangerang Selatan. Kami berharap delapan kabupaten dan kota saling berkolaborasi mengawal program-program prioritas pemerintah, mulai dari makan bergizi gratis, sekolah gratis untuk swasta, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

 

 Tinawati mengapresiasi peran kader Posyandu di Tangsel yang dinilai aktif membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, semangat gotong royong tersebut menjadi kekuatan dalam menyukseskan berbagai program pemerintah.

 

 Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk terus menjaga persatuan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

 

 "Tidak ada warna-warni di sini, kita semua satu yaitu Merah Putih. Saya membutuhkan dukungan seluruh OPD, para kader, dan kepala daerah untuk bersama-sama membangun wilayah karena Provinsi Banten tidak bisa berdiri sendiri," tegasnya.

 

 Tinawati menambahkan, Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten akan terus mengawal pelaksanaan program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak serta penguatan peran Posyandu dan PKK di seluruh wilayah Banten.

 

 "Kami ingin terus hadir di seluruh wilayah. Langkah kecil yang dilakukan bersama kader hari ini akan membawa perubahan besar ke depan. Karena itu mari kita bersama-sama mengawal program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten dan kota," pungkasnya.

 

 Sedangkan, Pilar Saga Ichsan mengatakan, Posyandu Selada menjadi salah satu contoh transformasi Posyandu yang kini tidak lagi hanya melayani ibu hamil, balita, dan kesehatan masyarakat, tetapi juga mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga pelayanan sosial.

 

."Posyandu telah bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup berbagai bidang SPM. Keberhasilan ini didorong oleh semangat gotong royong antara kader kesehatan, PKK, pengurus RT/RW, serta partisipasi aktif masyarakat," ujar Pilar.

 

Menurutnya, pengembangan Posyandu Selada turut didukung berbagai program pemberdayaan masyarakat. Di lingkungan RW 04 telah tersedia bank sampah, taman baca masyarakat, hingga perbaikan jalan dan drainase yang menjadi bagian dari peningkatan kualitas lingkungan.

 

 Pilar menilai, kolaborasi antara pemerintah, kader, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menghadirkan pelayanan dasar yang semakin mudah diakses warga.

 

 Selain itu, Pemkot Tangsel juga terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui program Pos Gizi yang kini telah berjalan di setiap kelurahan.

 

 "Di 2026, kami terus mendorong Pos Gizi di masing-masing kelurahan sebagai program pencegahan stunting. Ini menjadi stimulan bagi ibu hamil dan ibu menyusui untuk mendapatkan gizi yang cukup," katanya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit