TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Benteng Singapura Mengadang, Timnas Indonesia Wajib Temukan Celah Demi Tiket Semifinal

Reporter & Editor : AY
Jumat, 07 Agustus 2026 | 06:15 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dan skuad Garuda. Foto : Ist
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dan skuad Garuda. Foto : Ist

SINGAPURA – Timnas Indonesia menghadapi laga penentuan saat bertandang ke Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam WIB, dalam pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026. Kemenangan menjadi harga mati bagi Skuad Garuda, sementara Singapura hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tempat di semifinal.


Posisi Indonesia menjadi lebih sulit setelah menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga sebelumnya. Sebaliknya, Singapura menempati peringkat kedua dengan koleksi tujuh poin, sama dengan Vietnam, sehingga berada dalam posisi yang lebih menguntungkan.


Kekuatan utama tuan rumah terletak pada organisasi pertahanannya yang sangat disiplin. Dari tiga pertandingan fase grup, Singapura mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang, dengan hanya sekali kebobolan. Setelah menang 2-1 atas Kamboja dan 2-0 atas Timor Leste, mereka sukses menahan Vietnam tanpa gol di Hanoi.


Di bawah mistar, Mohamad Izwan tampil konsisten. Kiper berusia 36 tahun itu membukukan dua clean sheet beruntun, termasuk saat melakukan tiga penyelamatan penting ketika menghadapi Vietnam.


Lini belakang Singapura semakin kokoh berkat duet Hariss Harun dan Jacob Mahler. Pengalaman Hariss berpadu dengan kekuatan fisik serta fleksibilitas Mahler membuat area pertahanan sulit ditembus. Tugas mereka diperkirakan akan difokuskan untuk membatasi ruang gerak striker Indonesia, Mitchell Baker.


Di sektor sayap, Lionel Tan dan Ryhan Stewart juga menjadi andalan. Keduanya tampil disiplin dalam menjaga area pertahanan sekaligus mampu membantu serangan. Stewart bahkan diprediksi akan berduel langsung dengan Eliano Reijnders sehingga Indonesia dituntut lebih kreatif memanfaatkan ruang di sisi lapangan.


Solidnya pertahanan Singapura terlihat jelas saat menahan Vietnam. Meski terus ditekan, mereka tetap menjaga organisasi permainan dengan baik. Hariss dan Mahler sukses memutus aliran bola ke Nguyen Xuan Son sehingga Vietnam lebih banyak mengandalkan tembakan jarak jauh, bola mati, dan umpan silang.


Statistik pertandingan pun memperlihatkan efektivitas pertahanan The Lions. Dari total 24 percobaan Vietnam, hanya tiga yang tepat sasaran, sementara sisanya berhasil diblok atau melenceng.


Dengan benteng pertahanan yang tengah berada dalam performa terbaik, Singapura menjadi ujian besar bagi Timnas Indonesia. Skuad Garuda dituntut tampil lebih tajam, kreatif, dan efektif bila ingin meraih kemenangan sekaligus menjaga asa melangkah ke semifinal Piala AFF 2026.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit