Dewan Fraksi Golkar Apresiasi Revitalisasi Situ Cikedal
Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan & Dongkrak PAD
PANDEGLANG - Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi Golkar, Miftahul Farid Sukur, menyatakan apresiasi terhadap Gubernur-Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andra Soni-Achmad Dimyati Natakusumah, yang menggelontorkan anggaran Rp 52,9 Miliar ke Kabupaten Pandeglang.
Terlebih kata Farid, selain persoalan jalan yang menjadi perhatian, perhatian terhadap destinasi wisata sangat tepat. Salah satunya, Farid mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang telah merevitalisasi Situ Cikedal, Kabupaten Pandeglang.
“Bukan hanya soal jalan yang menjadi perhatian, destinasi wisata juga wajib menjadi perhatian. Seperti yang saat ini revitalisasi Situ Cikedal yang dilakukan Pemprov Banten, sudah sangat tepat,” kata Farid, Rabu (12/8).
Bahkan, Farid memberikan contoh yang pernah terjadi di Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan. Katanya, betapa banyaknya penolakan terhadap pembangunan “monumen cinta” yaitu patung Presiden ke-3 BJ Habibie dan istrinya, karena disaat infrastruktur menjadi sorotan tajam karena rusaknya seperti jalan di Kabupaten Pandeglang.
Pasca banyaknya kritik tajam lanjut Farid, akhirnya monumen tersebut berdiri di tengah-tengah kota yang begitu megah dan menjadi simbol Kota Parepare. Dan yang menakjubkan adalah monumen tersebut mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota tersebut.
“Salahsatunya adalah meningkatkan jumlah wisatawan yang berlibur, mendongkrak pendapatan sektor perhotelan, kuliner, hiburan sehingga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi pelaku UMKM. Sehingga adanya peningkatan pajak serta retribusi daerah yang langsung masuk ke kas daerah,” ungkapnya.
Maka dari itulah Anggota DPRD Pandeglang dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 ini, menilai tepat dan penting melakukan revitalisasi destinasi wisata di Pandeglang. Sebab menurutnya, kondisi itu bakal menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan mendongkrak PAD Pandeglang.
“Saya beranggapan bahwa mungkin Pemprov Banten dibawah kepemimpinan Andra-Dimyati berpikiran sama bahwa walaupun infrastruktur di Pandeglang masih tergolong rusak, tetapi mereka berpikir out of the box (berpikir kreatif,red), bahwa Situ Cikedal fardhu direvitalisasi agar menjadi salah satu magnetnya ekonomi Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Dia menegaskan, sebagai warga yang juga Anggota DPRD Pandeglang, sangat mendukung langkah Andra-Dimyati yang merevitalisasi Situ Cikedal.
“Maka sebagai warga dan sebagai Anggota DPRD, saya mendukung hal tersebut. Kita tunggu niat baik pemerintah demi majunya kabupaten kita tercinta (Pandeglang,red),” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Andra Soni-Achmad Dimyati Natakusumah, kurang lebih tengah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 52,9 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2026 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten ke Kabupaten Pandeglang.
Anggaran sebesar Rp 52,9 Miliar tersebut, bukan hanya difokuskan atau diperuntukan membangun jalan melalui program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera) saja, akan tetapi untuk melakukan revitalisasi kawasan Situ Cikedal di Kabupaten Pandeglang, dan revitalisasi kawasan wisata religi ziarah Syekh Asnawi Caringin di Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
Data yang berhasil dihimpun Tangsel Pos, Rp 52,9 Miliar tersebut terdiri dari, program Bang Andra sebesar Rp 37 Miliar, penataan kawasan wisata Situ Cikedal Rp 9,7 Miliar, dan revitalisasi kawasan wisata religi ziarah Syekh Asnawi Caringin sebesar Rp 6,2 Miliar.
Digelontorkannya anggaran tersebut, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperlancar mobilitas dan distribusi barang guna mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Andrian Wisduwan, membenarkan pembangunan jalan untuk tahun 2026 dari Pemprov Banten ada sebanyak 8 ruas jalan.
“Jumlah ruas jalan tahun ini di Pandeglang yang melalui DPUPR ada sebanyak 8 ruas jalan. Namun untuk anggaran jumlah persisnya pihak DPUPR Provinsi yang tahu,” kata Andrian, saat dikonfirmasi via chat WhatsApp, Selasa (11/8).
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu




