Pemkot Tangsel Siapkan BUMD Pengelola Pasar
Perda Ditarget Selesai Tahun Ini
CIPUTAT – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mematangkan pembentukan Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Citra Anggrek Mandiri yang akan menangani pengelolaan pasar. Rancangan peraturan daerah (raperda) terkait pembentukan perseroda tersebut ditargetkan rampung dan menjadi perda tahun ini.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pematangan regulasi tersebut dibahas dalam rapat pimpinan (Rapim) yang digelar di Puspemkot Tangsel, Kamis (13/8).
“Ya hari ini rapim namanya, rapat pimpinan untuk memfinalkan pembahasan tentang rancangan peraturan daerah pembentukan perseroda yang mengatur masalah pasar sebelum diajukan ke DPRD nantinya. Jadi kita cari masukan-masukan dari berbagai pihak,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, selama ini pengelolaan sejumlah pasar dikelola oleh Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Hal itu dilakukan karena Tangsel belum memiliki perseroda yang secara khusus menangani sektor pasar.
Ke depan, pengelolaan pasar akan dialihkan kepada Perseroda Citra Anggrek Mandiri. Langkah tersebut dinilai penting karena PITS saat ini diarahkan untuk lebih fokus pada sektor air. “Karena PITS berubah menjadi khusus menangani air, maka pasar juga harusnya oleh perseroda. Karena belum punya perseroda, kita titipkan,” jelasnya.
Benyamin menilai pengelolaan pasar tidak sekadar berkaitan dengan aktivitas perdagangan. Pasar menjadi bagian penting dalam perputaran ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kita bukan daerah pertanian, tapi di pasar ini harus ada beras. Kita bukan daerah perkebunan, tapi di pasar ini harus ada cabai, tomat, minyak dan seterusnya. Jadi ini persoalan menyangkut hajat hidup orang banyak,” katanya.
Dengan dibentuknya perseroda, Benyamin berharap pengelolaan pasar dapat dilakukan secara lebih profesional, termasuk dalam pengelolaan aset, penempatan modal hingga penyediaan kebutuhan pokok masyarakat.
Ia memastikan penyertaan modal untuk perseroda pasar telah disiapkan. Anggaran tersebut sebelumnya telah dititipkan melalui PITS dan nantinya akan mengikuti proses pembentukan perseroda.
“Itu sudah ada, uangnya sudah ada, di PITS sudah ada. Jadi sejak awal uangnya memang sudah ada di PITS. Jadi nggak terpengaruh dengan efisiensi,” tegas Benyamin.
Selain modal berupa uang, sejumlah aset bangunan pasar juga akan menjadi bagian dari pengelolaan perseroda. Saat ini terdapat tiga pasar yang telah dikelola Perseroda PITS, yakni Pasar Jombang, Pasar Serpong dan Pasar Bintaro Sektor 2 di kawasan Rengas, Ciputat Timur. “Seluruh aset, bukan saja aset uang ya, aset bangunan juga,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah pasar lainnya masih dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel. Setelah perseroda terbentuk, seluruh pengelolaan pasar tersebut ditargetkan dapat dialihkan dan dikelola dalam satu badan usaha.
Terkait jajaran direksi dan komisaris, Benyamin mengatakan belum menentukan nama maupun struktur kepengurusannya. Seleksi baru akan dilakukan setelah perda pembentukan perseroda disahkan.
“Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa seleksi jajaran pengurus dan direksi. Kemudian juga komisaris,” katanya.
Benyamin memastikan proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan profesionalisme. Ia ingin jajaran pengurus yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi dan tidak membawa kepentingan tertentu.
“Ya betul, saya akan cari panitia seleksi yang betul-betul profesional dan tidak ada kepentingan. Semuanya open selection,” tegasnya.(man)
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 16 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu








