Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI di Puspemkot Tangsel, Benyamin Ajak ASN Kembali Semangat Bekerja
CIPUTAT — Suasana berbeda terlihat di halaman Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan, Kamis (20/8). Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai Pemkot Tangsel larut dalam berbagai lomba tradisional untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berbagai permainan khas 17 Agustus digelar antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Mulai dari tarik tambang, makan kerupuk, kait besek, joget balon, estafet sarung, balap karung hingga rias wajah.
Tawa dan sorak-sorai terdengar dari arena perlombaan. Para peserta tampak serius mengikuti pertandingan, meski sesekali aksi mereka justru mengundang gelak tawa rekan-rekan yang menyaksikan.
Keseruan semakin terasa ketika Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan bersama jajaran OPD dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ikut turun ke arena. Mereka turut menjajal sejumlah perlombaan, termasuk tarik tambang.
Kehadiran para pimpinan daerah membuat suasana semakin cair. Para pegawai pun tampak antusias memberikan dukungan kepada tim masing-masing.

Foto : Ist
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, rangkaian perlombaan tersebut menjadi bagian dari puncak peringatan tujuh belasan di lingkungan Pemkot Tangsel. Kegiatan sengaja dikemas sederhana agar dapat diikuti banyak pegawai.
“Alhamdulillah ya, ini puncak kegiatan tujuh belasan tingkat pemerintah kota. Diadakan lomba-lomba antar-OPD, macam-macam ada lomba tarik tambang, ada balap karung, ada nari balon, ada sarung, segala macam,” ujar Benyamin usai menyaksikan perlombaan di halaman Puspemkot Tangsel, Kamis (20/8).
Menurut Benyamin, permainan tradisional dipilih bukan semata-mata untuk menentukan siapa yang menang. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pegawai untuk sejenak keluar dari rutinitas sekaligus mempererat kebersamaan.
“Untuk kesenangan aja, untuk keseruan aja, tapi setelah ini mereka menyadari bahwa besok mereka harus kerja lagi seperti itu,” katanya.
Benyamin mengatakan, berbagai jenis perlombaan sempat diusulkan dalam persiapan kegiatan. Namun, tidak semua dipilih. Beberapa permainan akhirnya diseleksi agar dapat diikuti seluruh OPD dengan kondisi dan jumlah personel yang berbeda-beda.
“Usulannya banyak, tadinya ada yang ngusulin panjat pinang. Panjat pinang jangan deh. Kemudian juga ada yang ngusulin lomba apalagi gitu, pukul-pukulan ini di air, jangan dong. Sudah yang terseleksi yang akhirnya lomba-lomba ini yang bisa dilakukan oleh semua OPD,” jelasnya.
Ia menilai kegiatan seperti ini menjadi penyegar di tengah rutinitas pekerjaan aparatur yang cukup padat. Para pegawai setiap hari menjalankan tugas pelayanan dan pemerintahan, bahkan tidak jarang pekerjaan harus diselesaikan di luar jam kerja.
“Birokrasi itu kan dari Senin sampai Jumat mereka kerja rutin terus, kadang melewati jam kerjanya, kadang Sabtu, Minggu juga mereka tetap. Jadi ini adalah sebuah selingan aja untuk menyegarkan lagi fisik mereka, mental mereka, pikiran mereka, kebersamaan mereka,” tuturnya.
Benyamin juga menegaskan, perayaan kemerdekaan di lingkungan Pemkot Tangsel tetap mengedepankan kesederhanaan. Hal tersebut sejalan dengan semangat efisiensi, sehingga kegiatan dibuat sederhana, merakyat dan melibatkan banyak pegawai.
“Di tengah imbauan efisiensi dari presiden, jadi memang kita mulai dari 17 Agustus ini tidak ada lagi kegiatan-kegiatan yang bersifat euforia, tapi yang bersifat sederhana, kemudian merakyat, diikuti oleh banyak orang,” ujarnya.
Ia berharap setelah rangkaian perlombaan selesai, para pegawai dapat kembali menjalankan tugas dengan energi dan semangat baru. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan juga diharapkan terbawa dalam pekerjaan sehari-hari.
“Harapan saya mereka tambah kompak lah,” tandas Benyamin.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Galeri | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu









