KCD Bareng Polisi Cegah Siswa Ikut Demo Ke Jakarta
LEBAK - Rencana aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis-Jumat (27-28/8), membuat pergerakan pelajar tingkat SLTA di Kabupaten Lebak mendapat perhatian serius dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Kabupaten Lebak bersama Kepolisian, melakukan pengawasan untuk mencegah siswa berangkat mengikuti aksi.
Kepala KCD Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Kabupaten Lebak, Gugun Nugraha, mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian menyikapi gejolak sosial yang terjadi di Jakarta. Pihaknya khawatir ada siswa yang ikut-ikutan berangkat tanpa memahami persoalan yang menjadi latar belakang aksi.
Menurut Gugun, tugas utama siswa adalah mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Karena itu, pihaknya meminta seluruh sekolah memperketat pemantauan kehadiran siswa, terutama pada Kamis hingga Jumat.
“Kita memantau pergerakan, khawatir ada siswa kita yang ikut ke sana. Tugas siswa itu kan harus belajar. Hari ini dan besok proses KBM berjalan di sekolah,” kata Gugun, Kamis (27/8).
Ia menjelaskan, wali kelas diminta melakukan pengecekan tingkat kehadiran siswa. Apabila terdapat siswa yang tidak masuk tanpa keterangan yang jelas, sekolah diminta segera melakukan penelusuran.
“Kita sudah menugaskan dari sekolah masing-masing untuk mewaspadai. Jangan sampai mereka terpengaruh atau terprovokasi informasi yang belum bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Gugun menegaskan, imbauan tersebut telah disampaikan secara resmi melalui surat kepada sekolah-sekolah. Isinya meminta siswa tidak mengikuti aksi unjuk rasa ke Jakarta. “Iya betul, secara eksklusif melarang siswa untuk ikut demo ke Jakarta,” tegasnya.
Pengawasan juga dilakukan di sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi lokasi keberangkatan pelajar, termasuk kawasan Stasiun Rangkasbitung. KCD bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memantau kemungkinan adanya pergerakan siswa menuju Jakarta.
Hingga Kamis, Gugun memastikan belum ditemukan adanya pergerakan siswa dari Kabupaten Lebak menuju Jakarta untuk mengikuti aksi.
“Sampai sekarang relatif aman. Di beberapa sekolah sudah kita cek tingkat kehadiran siswa. Siswa di sekolah aman,” katanya.
Pengawasan tersebut, lanjut Gugun, akan dilakukan hingga Jumat besok. Petugas akan menyisir sejumlah titik rawan bersama aparat keamanan.
“Pengawasan tentunya akan kita lakukan besok juga dengan menyisir sejumlah titik rawan,” tandasnya.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 15 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu








