TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Nelayan Pandeglang Tewas Akibat Ledakan Di Dalam Rumah

Diduga Akibat Bom Ikan

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:45 WIB
OLAH TKP. Pihak kepolisian Polres Pandeglang sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban yang kondisinya rata dengan tanah, kemarin. (ISTIMEWA)
OLAH TKP. Pihak kepolisian Polres Pandeglang sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban yang kondisinya rata dengan tanah, kemarin. (ISTIMEWA)

PANDEGLANG - Seorang nelayan bernama Muhammad Ali, warga Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, meninggal dunia usai terjadi ledakan keras yang berasal dari dalam rumah korban. 

 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ledakan yang terjadi pada Rabu, (26/8) kemarin, diduga berasal dari bom ikan. 

 

Akibat ledakan tersebut, tidak hanya Muhamad Ali yang jadi korban, namun istrinya pun menjadi korban dalam ledakan tersebut dan dilarikan ke rumah sakit. 

 

Menurut warga sekitar, pekerjaan sehari-hari Muhamad Ali adalah nelayan. Selain menewaskan satu orang, ledakan juga mengakibatkan sedikitnya tiga rumah di sekitar lokasi mengalami kerusakan.

 

Ketua RW 01 setempat, Husin, mengungkapkan, ledakan terjadi sesaat setelah dirinya selesai salat zuhur. Saat itu, dirinya sedang berada di sekitar pasar.

 

“Tiba-tiba terdengar ledakan dung sekali. Saya tanya ini apa? Karena penasaran saya kontrol ke sini, ternyata sudah ramai orang,” kata Husin kepada wartawan, Kamis (27/8).

 

Husin menjelaskan, suara ledakan terdengar sangat keras. Bahkan, dentumannya terdengar jelas dari kawasan pasar yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. “Suara ledakan cukup keras hingga terdengar sampai pasar Panimbang," katanya.

 

Mendengar suara tersebut, Husin langsung menuju lokasi. Saat tiba, warga sudah berkumpul di sekitar rumah Muhammad Ali.

 

Husin mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas mencurigakan sebelum ledakan terjadi. Dia juga belum mengetahui secara pasti material yang menyebabkan ledakan tersebut. “Tidak tahu apa-apa. Tiba-tiba langsung ada kejadian,” katanya.

 

Menurutnya lagi, Muhammad Ali sehari-hari bekerja sebagai nelayan dan banyak menghabiskan waktu di laut.

 

“Korban biasanya pulang setelah melaut untuk beristirahat di rumah. Karena dia aktivitasnya ke laut, pencari ikan,” tuturnya.

 

Ia menambahkan, Muhammad Ali meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan. “Sementara istrinya, Iyah, mengalami luka dan sempat mendapat perawatan di RS Alinda Panimbang sebelum dirujuk ke RSUD Berkah Pandeglang,” jelasnya.

 

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengungkap penyebab ledakan dan memastikan jenis material yang meledak.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit