TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Demo DPR Berujung Ricuh, Polisi Amankan 322 Orang dan Sita Golok hingga Ketapel

Reporter & Editor : AY
Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:46 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) saat konferensi pers. Foto : Ist
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) saat konferensi pers. Foto : Ist

JAKARTA — Polda Metro Jaya mengamankan 322 orang setelah aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026), berujung kericuhan. Polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut, mulai dari golok, gunting, hingga ketapel.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, aksi penyampaian aspirasi pada awalnya berlangsung aman dan damai. Sebagian besar massa bahkan telah meninggalkan lokasi menjelang sore.


Namun, situasi berubah setelah muncul sekelompok orang yang melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


“Yang mencoba melakukan pengrusakan, aksi-aksi vandalisme, serta melakukan pelemparan kepada petugas. Dan ini juga dapat ditangani dengan baik,” ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).


Polisi kemudian melakukan sejumlah langkah pengamanan untuk menghentikan aksi vandalisme dan pengrusakan. Upaya tersebut dilakukan guna mencegah kericuhan meluas sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan petugas di sekitar lokasi.


Dari total 322 orang yang diamankan, sebanyak 162 orang merupakan orang dewasa berusia sekitar 18 hingga 40 tahun. Mereka saat ini ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya.


Sementara itu, 160 orang lainnya berada dalam rentang usia 12 hingga 18 tahun dan ditangani Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA dan TPPO) Polda Metro Jaya.


Hingga Jumat (28/8/2026) malam, seluruh orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan dan belum ada yang dipulangkan. Polisi masih mendalami keterlibatan serta peran masing-masing berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan di lapangan.


Selain mengamankan massa, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi kerusuhan. Barang-barang tersebut di antaranya satu golok, gunting, asahan pisau, 10 lembar PVC, ketapel, 19 mata panah, satu rantai besi, serta empat tongkat bambu.


Budi juga menyoroti aksi sebuah mobil pikap yang disebut sengaja berupaya menabrak petugas saat proses pengamanan berlangsung.


Di sisi lain, sejumlah fasilitas umum milik pemerintah dan kepolisian turut mengalami kerusakan. Bahkan, terdapat pagar yang dibakar dalam rangkaian kericuhan tersebut.


Polda Metro Jaya memastikan situasi di sekitar Gedung DPR/MPR telah berhasil dikendalikan. Pemeriksaan terhadap 322 orang masih berlangsung untuk mengungkap peran masing-masing dalam rangkaian kericuhan setelah aksi penyampaian pendapat tersebut.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit