Selama Agustus, Dishub Tangsel Lakukan Pemeliharaan PJU di 640 Titik pada 450 Ruas Jalan
SERPONG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan terus memastikan penerangan jalan umum (PJU) berfungsi optimal untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Sepanjang Agustus Tahun 2026, sebanyak 640 titik PJU pada 450 ruas jalan telah mendapatkan penanganan.
Perbaikan tersebut dilakukan melalui Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) Dishub Tangsel selama periode 1 hingga 31 Agustus 2026. Penanganan dilakukan terhadap berbagai gangguan yang menyebabkan pencahayaan jalan tidak optimal.
Kepala Bidang PJU Dishub Kota Tangsel Adi Santoso mengatakan, gangguan yang ditangani petugas cukup beragam. Mulai dari persoalan jaringan hingga penggantian lampu yang mengalami kerusakan.
“Misalkan jaringannya putus, korsleting, dan ada yang pergantian lampu yang padam,” kata Adi kepada Tangsel Pos, Kamis (3/9).
Menurutnya, penanganan PJU juga banyak dilakukan berdasarkan laporan pengaduan yang disampaikan masyarakat melalui WhatsApp Center dan layanan 112.
Setiap laporan kemudian ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi lokasi untuk melihat kondisi secara langsung dan menentukan penanganan yang diperlukan.
Dalam pelaksanaannya, petugas juga menghadapi sejumlah kondisi teknis di lapangan. Salah satunya terkait akses menuju titik PJU. Tidak seluruh lokasi dapat dijangkau menggunakan kendaraan operasional berukuran besar sehingga petugas perlu menyesuaikan kendaraan dan peralatan yang digunakan.
Selain itu, terkadang informasi mengenai lokasi yang disampaikan dalam laporan belum dilengkapi kontak penanggung jawab atau PIC yang tidak dapat dihubungi. Kondisi tersebut membuat petugas perlu melakukan pengecekan lokasi terlebih dahulu sebelum menentukan langkah penanganan.
“Kalau misalkan tidak bisa dihubungin, kan kita bingung untuk titik lokasi yang di perbaiki, ya,” ujarnya.
Adi menjelaskan, akses lokasi menjadi pertimbangan penting bagi petugas ketika membawa kendaraan operasional. Jika kendaraan berukuran besar tidak dapat masuk ke lokasi, petugas akan menggunakan kendaraan yang lebih kecil maupun peralatan lain, seperti tangga, untuk menjangkau PJU.
“Kalau misalkan jalan ngga bisa masuk mobil besar, harus pakai mobil dengan ukuran yang lebih kecil,” jelasnya.
Di sisi lain, persoalan pencahayaan tidak selalu disebabkan kerusakan lampu. Pada sejumlah titik, cahaya PJU justru terhalang oleh pepohonan yang tumbuh di sekitar lokasi.
Adi mencontohkan kondisi di jalan tekno Widya banyak Pepohonan di sekitar lokasi menutupi pencahayaan lampu PJU sehingga cahaya yang dipancarkan tidak maksimal dan membuat penerangan jalan berkurang.
Untuk kondisi tersebut, Dishub Tangsel telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar pepohonan yang menghalangi pencahayaan dapat ditangani.
“Kayak di jalan tekno Widya itu kan pohon-pohonnya sudah nutupin PJU, ya. Jadi gelap, tuh. Kita juga udah komunikasi dengan DLH. Jadi pencahayaannya tertutup. Jadi bukan karena lampu mati. Melainkan tertutup pohon,” ungkap Adi.
Dishub Tangsel akan terus melakukan pemeliharaan dan perbaikan PJU secara berkala. Selain menjaga fungsi penerangan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun berkendara pada malam hari.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



