TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

WNI Tewas Kecelakaan Kerja di Jepang, Jenazah Segera Dipulangkan

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 05 September 2026 | 08:46 WIB
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah. Foto : Ist
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah. Foto : Ist

JAKARTA – Kabar duka datang dari Jepang. Seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Purworejo, Jawa Tengah, berinisial IK, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Kota Ootake, Prefektur Hiroshima, Jepang, pada Rabu (2/9/2026).


Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah mengatakan, jenazah korban saat ini telah diberangkatkan dari Hiroshima menuju Tokyo untuk menjalani proses persiapan pemulangan ke Indonesia.


"Jenazah almarhum saat ini telah diberangkatkan dari Hiroshima menuju ke Tokyo untuk persiapan pemulangan ke Indonesia," kata Heni dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9/2026).


Heni menjelaskan, IK merupakan peserta program pemagangan Technical Intern Training Program (TITP) di Jepang. Ia telah mengikuti program tersebut sejak Juni 2024.


Korban meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat bekerja di sebuah pabrik di Kota Ootake. IK dilaporkan terjepit mesin pencampur yang digunakan dalam proses pembuatan cat.


Kemlu RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka langsung berkoordinasi dengan Kepolisian Kota Ootake, Prefektur Hiroshima, serta pihak terkait lainnya.


"Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui kronologi dan faktor penyebab kecelakaan kerja tersebut," ujar Heni.


Berdasarkan informasi kepolisian setempat yang dikutip media Jepang, Kyodo, panggilan darurat terkait kecelakaan tersebut diterima sekitar pukul 22.20 waktu setempat.


Petugas menerima laporan mengenai seorang pria yang mengalami pendarahan setelah lehernya terjepit di dalam mesin pencampur di pabrik Toda Kogyo Corp di Kota Ootake.


Korban kemudian diketahui bernama Indra Kurniawan, berusia 21 tahun. Kepolisian menyebut IK saat kejadian sedang bekerja seorang diri dalam proses produksi cat.


Mesin pencampur yang digunakan korban memiliki diameter dan kedalaman sekitar 1,5 meter. Tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut.


Polisi hingga kini masih menyelidiki kecelakaan itu, termasuk dengan memeriksa rekaman kamera pengawas untuk mengetahui secara pasti bagaimana insiden tersebut terjadi.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit