TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tangsel Open Taekwondo Championship 2026 Jadi Ajang Pemanasan Porprov

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Senin, 07 September 2026 | 08:15 WIB
ils
ils

PONDOK AREN-Ribuan atlet taekwondo dari berbagai daerah meramaikan Tangsel Open Taekwondo Championship 2026 yang digelar di Gedung Student Center PKN STAN, Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Sabtu (5/9). Kejuaraan tersebut menjadi wadah bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus menjadi bagian dari proses penjaringan atlet yang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026.

 

 Tangsel Open Taekwondo Championship 2026 diikuti lebih dari 1.000 peserta yang tergabung dalam 55 kontingen dari lima provinsi. Para peserta datang dari sejumlah daerah, di antaranya Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera, dan wilayah lainnya.

 

 Ketua Panitia Tangsel Open Taekwondo Championship 2026, Sandy Subakti mengatakan, kejuaraan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu hingga Minggu (6/9).

 

 “Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan hari ini seribu lebih dan diikuti 55 kontingen dari lima provinsi. Alhamdulillah kegiatan terlaksana selama dua hari, mulai hari ini sampai besok,” ujarnya.

 

 Menurutnya, para peserta bertanding dalam sejumlah kategori, mulai dari pra-kadet, kadet, junior hingga senior. Selain menjadi ajang kompetisi, Tangsel Open juga dimanfaatkan sebagai bagian dari proses penyaringan atlet yang dipersiapkan menuju Porprov Banten 2026.

 

 “Dengan kategori dari pra-kadet, kadet, junior, dan senior. Sekaligus event Tangsel Open ini menjadi penyaringan atlet untuk menuju Porprov Banten 2026,” katanya.

 

 Sandy berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi para atlet, khususnya dalam meningkatkan pengalaman serta kemampuan bertanding.

 

 “Semoga apa yang kita laksanakan hari ini berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan dampak positif untuk teman-teman dan adik-adik atlet untuk Provinsi Banten,” ungkapnya.

 

 Kejuaraan tersebut turut dihadiri Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo. Sementara, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie secara resmi membuka Tangsel Open Taekwondo Championship 2026.

 

 Dalam sambutannya, Benyamin menyampaikan bahwa kehadiran atlet dari berbagai daerah tidak hanya menjadi momentum untuk berkompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan dan membangun jejaring olahraga.

 

 “Bagi kami, kehadiran para atlet dari berbagai daerah bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, membangun jejaring olahraga, serta bersama-sama menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat dan sportif,” ujarnya.

 

 Benyamin menilai, taekwondo bukan sekadar olahraga bela diri. Lebih dari itu, terdapat berbagai nilai yang dapat membentuk karakter generasi muda, seperti disiplin, keberanian, kerja keras, pengendalian diri, rasa hormat dan sportivitas.

 

 Menurutnya, atlet tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan teknik yang baik. Seorang atlet juga harus mampu mengendalikan emosi, menghormati lawan, menaati aturan serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap dewasa.

 

 “Karena itu, saya memandang setiap kejuaraan olahraga bukan semata-mata sebagai arena untuk mencari siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kejuaraan adalah ruang pembelajaran dan pembentukan karakter,” tuturnya.

 

 Benyamin mengatakan kemenangan memang menjadi kebanggaan bagi seorang atlet. Namun, keberanian untuk bertanding, kemauan terus berlatih, kemampuan bangkit setelah mengalami kekalahan dan sikap menghormati lawan merupakan bagian penting dari keberhasilan seorang atlet.

 

 Di sisi lain, Pemkot Tangsel terus mendorong perkembangan olahraga, baik olahraga pendidikan, olahraga masyarakat maupun olahraga prestasi. Salah satunya dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan potensi mereka.

 

 “Kita ingin melahirkan atlet-atlet Tangsel yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu berbicara di tingkat nasional bahkan internasional. Untuk mencapai hal tersebut, tentu dibutuhkan kolaborasi,” jelasnya.

 

 Sementara, Ketua KONI Kota Tangsel, Mahludin Sicha mengatakan, persiapan menuju Porprov Banten 2026 telah mulai dilakukan. Pengurus TI Tangsel juga telah menyampaikan perkembangan persiapan kepada KONI, termasuk proses pemantauan dan penjaringan atlet yang akan dipersiapkan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

 

 Menurut Icha, pencarian atlet terbaik tidak hanya dilakukan melalui satu pertandingan. Berbagai kejuaraan maupun ekshibisi yang digelar klub-klub taekwondo di Tangsel juga menjadi bagian dari proses melihat kemampuan para atlet.

 

 “Terakhir sih kemarin beberapa pengurus taekwondo datang ke KONI itu laporan persiapan-persiapan menuju Porprov seperti apa dan memang ada beberapa jenis-jenis perlombaan juga di taekwondo ini sedang berjalan. Kayaknya bukan cuma di ini aja, ada klub kecil yang sedang melakukan ekshibisi atau pilihan-pilihan lah,” ujar Icha.(rmn)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit