TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Setelah Beras, Bawang Merah Kini Tembus Pasar Ekspor

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 14 September 2026 | 08:12 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan saat melepas ekspor bawang merah ke Thailand. Foto : Ist
Menko Pangan Zulkifli Hasan saat melepas ekspor bawang merah ke Thailand. Foto : Ist

JAWA TENGAH — Sektor pangan Indonesia kembali mencatat capaian positif. Setelah beras diekspor ke Malaysia, kini bawang merah berhasil menembus pasar Thailand.


Ekspor bawang merah tersebut dilepas Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage (CAS) di Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (13/9/2026).


“Alhamdulillah bawang merah kita sudah bisa ekspor. Tentu kalau ekspor harga lebih bagus, pengusaha untung dan petaninya akan lebih makmur lagi,” ujar Zulhas.


Selain Thailand, bawang merah Indonesia juga telah dipasarkan ke Vietnam, Malaysia, dan Singapura.
Brebes menjadi salah satu sentra utama bawang merah nasional. Daerah ini menyumbang sekitar 20 persen produksi nasional dengan produksi mencapai 300.000–350.000 ton per tahun.


Zulhas menilai kemampuan ekspor menunjukkan produksi bawang merah dalam negeri semakin kuat. Pemerintah pun terus mendorong peningkatan produksi sekaligus memperluas pasar agar petani memperoleh harga yang lebih baik.


Prabowo Soroti di KTT BRICS
Keberhasilan sektor pangan Indonesia turut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam KTT BRICS 2026 di New Delhi, India, Minggu (13/9/2026).


Prabowo mengatakan Indonesia kini mulai bertransformasi dari negara yang bergantung pada impor pangan menjadi negara yang mampu melakukan ekspor.
“Kini, kita telah menjadi negara pengekspor dan ke depan kita akan mampu meningkatkan kontribusi serta dukungan bagi dunia,” kata Prabowo.


Sementara itu, Kementerian Pertanian menyebut Indonesia telah mencapai swasembada sejumlah komoditas strategis, seperti beras, bawang merah, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur, serta cabai.


Pemerintah kini memprioritaskan peningkatan produksi bawang putih, cabai, dan bawang merah. Penguatan pertanian modern juga didorong melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pemerintah siap mendukung penyediaan lahan, bibit, dan pendanaan untuk pengembangan pertanian.


“Kalau kita tanam 2-3 hektare atau 5 hektare apalagi kopi, kakao, itu penghasilannya di atas pegawai negeri yang baru diterima,” ujar Amran.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit