TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 136 Penumpang Masih Dicari

Reporter & Editor : AY
Senin, 14 September 2026 | 11:33 WIB
KM Virgo Transport 8. Foto : Ist
KM Virgo Transport 8. Foto : Ist

JAKARTA — Upaya pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus dimaksimalkan. Hingga Minggu (13/9/2026) sore, sebanyak 107 orang telah ditemukan selamat, sementara enam lainnya meninggal dunia.


Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta seluruh unsur yang terlibat mengutamakan operasi pencarian, evakuasi, sekaligus memastikan pendataan penumpang dilakukan secara akurat.


“Prioritas kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang beserta awak kapal KMP Virgo Transport 8,” ujar Dudy di Jakarta, Minggu.


Berdasarkan data manifest, KMP Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang. Dengan 107 penumpang berhasil diselamatkan dan enam korban dinyatakan meninggal dunia, masih terdapat 136 orang yang hingga kini dalam pencarian.


Kapal yang dinakhodai Arief Yunianto tersebut sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026) pukul 06.52 WIB.


Dudy menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang terdampak. Dia juga meminta korban yang telah berhasil ditemukan segera mendapat penanganan medis dan pertolongan secara optimal.


“Penumpang yang telah ditemukan harus segera mendapatkan pertolongan semaksimal mungkin,” tegasnya.


Penyebab Kecelakaan Tunggu Investigasi KNKT
Mengenai penyebab kecelakaan, Dudy meminta semua pihak tidak berspekulasi. Pemerintah menyerahkan proses penyelidikan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).


Menurutnya, investigasi harus dilakukan secara profesional, independen, dan berdasarkan fakta di lapangan.


“Kami tidak ingin mendahului investigasi KNKT. Yang terpenting, semoga penyebab kecelakaan ini dapat diketahui secara jelas dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di kemudian hari,” katanya.


Dudy turut menyampaikan apresiasi kepada Basarnas, TNI/Polri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tenaga kesehatan, operator kapal, serta seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan.


Untuk memperkuat koordinasi, Kementerian Perhubungan juga telah mendirikan Posko Terpadu di Pelabuhan Trisakti. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi operasi sekaligus pendataan korban dan penumpang yang belum diketahui keberadaannya.


Dudy mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dalam kecelakaan tersebut segera melapor kepada petugas di posko.


“Saya berharap seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarga, diharapkan segera melaporkan informasi tersebut kepada petugas posko,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit