Hari Kedelapan, Tim SAR Belum Temukan Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal
PANDEGLANG — Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Selasa (15/9/2026). Memasuki hari kedelapan, operasi diperpanjang tiga hari berdasarkan hasil evaluasi pencarian sebelumnya. Namun, hingga kini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Al Amrad, mengatakan sebanyak 20 alat utama dikerahkan dalam operasi hari kedelapan. Armada tersebut terdiri dari unsur TNI AL, Polairud, serta kapal dan RIB Basarnas Banten, Jakarta dan Lampung. Area pencarian dibagi ke sejumlah sektor dengan cakupan wilayah mencapai ribuan mil laut persegi.
Penyisiran dilakukan mulai dari perairan Lampung, Pulau Panaitan, Gunung Anak Krakatau, Pulau Sebesi, Anyer hingga Tanjung Lesung. Tim juga menindaklanjuti informasi mengenai objek yang diduga menyerupai bangkai kapal berdasarkan video di media sosial. Namun, setelah diperiksa menggunakan sea rider dan drone, objek tersebut tidak ditemukan.
Al Amrad menegaskan pencarian akan terus diperluas dengan melibatkan Kantor SAR Lampung dan Bengkulu, serta berkoordinasi dengan KSOP, nelayan dan kapal-kapal yang melintas. Kondisi cuaca di lokasi umumnya berawan dan berkabut dengan jarak pandang 1–1,5 kilometer. Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III (Siaga). “Hingga saat ini, tanda-tanda keberadaan delapan orang masih belum ditemukan,” ujar Al Amrad.
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu






