Hadapi Kemarau, BMKG Ingatkan Warga Bijak Gunakan Air
SERPONG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan peringatan dini kekeringan meteorologis berstatus Awas di sejumlah wilayah pada Dasarian II September 2026.
Kondisi tersebut dipicu rendahnya curah hujan dalam periode tertentu. BMKG terus memantau perkembangan iklim dan curah hujan karena kekeringan berpotensi mengurangi ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Di tengah kondisi kemarau, masyarakat diimbau menghemat penggunaan air. Air yang masih layak pakai, seperti bekas mencuci sayuran, dapat dimanfaatkan kembali untuk menyiram tanaman. Kebocoran pada keran atau saluran air juga perlu segera diperbaiki.
Selain menjaga ketersediaan air, masyarakat perlu memperhatikan kesehatan dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Aktivitas di bawah terik matahari sebaiknya dibatasi dan masyarakat dianjurkan menggunakan pelindung seperti topi atau payung.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan cuaca dan iklim. Penggunaan air secara bijak menjadi salah satu langkah penting menghadapi kondisi kemarau.
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 6 jam yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Lifestyle | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu






