TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

129 Korban Kapal Virgo Masih Hilang, Keluarga Menanti Keajaiban

Reporter & Editor : AY
Jumat, 18 September 2026 | 09:22 WIB
Tim SAR saat mengevakuasi korban kapal Virgo Transport 8. Foto : Ist
Tim SAR saat mengevakuasi korban kapal Virgo Transport 8. Foto : Ist

BANJARMASIN — Harapan keluarga 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang hingga kini belum ditemukan belum pupus. Memasuki hari kelima pencarian, keluarga korban masih menunggu kabar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, sembari terus memanjatkan doa.


Salah satunya Evi, keluarga penumpang Kapal Virgo yang masih hilang. Ia tetap berharap Aulia, saudara sepupunya yang sangat dicintai, dapat ditemukan dalam kondisi selamat.


“Tidak ada yang mustahil di dunia ini selama Allah SWT berkehendak. Kami terus berdoa,” ujar Evi.


Aulia merupakan salah satu penumpang perempuan asal Banjarmasin yang belum ditemukan sejak Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026).


Bagi Evi, harapan untuk bertemu kembali dengan Aulia masih terus dijaga. Ia bahkan membayangkan kemungkinan Aulia diselamatkan nelayan di tengah laut dan hingga kini belum berhasil kembali ke Banjarmasin.


“Semoga dia bisa hidup tenang di mana pun tinggal. Kami keluarga ikhlas,” tuturnya.


Meski demikian, Evi juga telah mempersiapkan diri dengan kemungkinan terburuk. Jika Aulia tidak ditemukan dalam keadaan selamat, ia berharap jasadnya dapat ditemukan sehingga keluarga bisa memberikan penghormatan terakhir dan memakamkannya secara layak.


“Kami memohon petugas terus melakukan pencarian para korban. Hidup ataupun meninggal kami ikhlas dan sangat berterima kasih,” katanya.


Sementara itu, proses pencarian terhadap korban Kapal Virgo Transport 8 terus dilakukan. Dari total 243 penumpang dan awak kapal, sebanyak 129 orang masih dinyatakan hilang.
Untuk membantu proses identifikasi, Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri membuka penerimaan data ante mortem dari keluarga korban melalui seluruh polda dan Rumah Sakit Bhayangkara.


Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati mengatakan, keluarga korban tidak harus datang langsung ke Banjarmasin untuk menyerahkan data.
“Tidak hanya di Polda Kalsel, polda lainnya juga siap menerima laporan data dari keluarga korban di mana saja berada,” kata Wahyu.


Menurut dia, penumpang Kapal Virgo Transport 8 berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain mayoritas dari Kalimantan Selatan dan Jawa Timur, terdapat pula penumpang dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Surakarta, Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah hingga Sumatera Selatan.


Karena itu, keluarga yang merasa anggota keluarganya menjadi korban dan hingga kini belum ditemukan dapat mendatangi polres, polda atau Rumah Sakit Bhayangkara terdekat.


“Jadi tidak perlu datang ke Banjarmasin. Nanti data yang diperoleh dari keluarga dikirimkan petugas kepada tim DVI di Banjarmasin,” jelasnya.


Wahyu menjelaskan, data ante mortem sangat dibutuhkan karena kondisi jenazah yang ditemukan setelah beberapa hari berada di laut kemungkinan sudah mengalami perubahan sehingga sulit dikenali secara visual.


Data sebelum korban meninggal akan menjadi bahan pembanding bagi tim DVI dalam proses identifikasi.


Hingga kini, tim DVI Polda Kalimantan Selatan bersama DVI Pusdokkes Polri telah mengidentifikasi enam korban meninggal dunia. Seluruh korban yang telah teridentifikasi tersebut kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.


Pencarian terhadap 129 korban yang masih hilang pun terus berlanjut. Di tengah ketidakpastian, keluarga korban tetap menggantungkan harapan pada doa dan upaya tim SAR di lapangan.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit