TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Veda Gagal Balapan di Australia, Kini Bidik Malaysia

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 26 Oktober 2026 | 06:58 WIB
Pembalap Moto2 Veda Ega Pratama. Foto : Ist
Pembalap Moto2 Veda Ega Pratama. Foto : Ist

AUSTRALIA – Mimpi Veda Ega Pratama mencetak sejarah lewat balapan Moto3 GP Australia 2026 harus tertunda. Cuaca buruk memaksa penyelenggara membatalkan lomba di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026), padahal pembalap Indonesia itu berpeluang besar meraih podium setelah merebut pole position.


Veda pun harus menerima kenyataan kehilangan kesempatan tampil dari posisi terdepan. Meski kecewa, pembalap Honda Team Asia tersebut menghormati keputusan pengawas balapan yang mengutamakan keselamatan.


“Saya menghormati keputusan dari pengawas balapan (race direction),” kata Veda, dikutip dari akun TikTok Honda Team Asia.


Pembalap berusia 17 tahun asal Wonosari, Yogyakarta, itu mencatatkan sejarah pada sesi kualifikasi kedua (Q2), Sabtu (24/10/2026). Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang merebut pole position di ajang Grand Prix. Prestasi itu diraih dalam penampilan perdananya di Phillip Island.


Namun, keberhasilan tersebut tak berlanjut ke lintasan balap. Pembatalan GP Australia terasa makin mengecewakan karena menjadi kesempatan terakhir Veda berlomba di Phillip Island. Mulai 2027, seri Australia akan digelar di Sirkuit Jalan Raya Adelaide.


“Saya sedih karena musim ini menjadi yang terakhir di Phillip Island. Ditambah lagi, saya mendapatkan pole position pertama saya di sini,” ujarnya.


Veda tak ingin larut dalam kekecewaan. Ia kini mengalihkan fokus ke seri berikutnya, Moto3 GP Malaysia, yang berlangsung di Sirkuit Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
“Saya tidak sabar balapan di Malaysia. Sampai jumpa di sana pekan depan,” kata Veda.


Saat ini, Veda menempati peringkat kedelapan klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 111 poin. Ia unggul delapan poin dari pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang berada di posisi kesembilan dengan 103 poin.


Sementara itu, gelar juara dunia Moto3 2026 telah dipastikan menjadi milik Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team. Ia mengumpulkan 351 poin dan tak lagi terkejar meski musim ini masih menyisakan empat seri, yakni Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia.


Kegagalan balapan di Australia memang menggagalkan peluang Veda memanfaatkan pole position bersejarahnya. Namun, pencapaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di Sepang sekaligus mempertahankan posisinya di klasemen akhir musim.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit