TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Veda Pilih Adaptasi, Bidik Start Lebih Baik di Moto3 Australia

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:05 WIB
Veda Ega Pratama dan tim. Foto : Ist
Veda Ega Pratama dan tim. Foto : Ist

AUSTRALIA - Veda Ega Pratama harus melewati babak kualifikasi pertama (Q1) untuk memperbaiki posisi start pada Moto3 Australia 2026. Pembalap Honda Team Asia itu menempati peringkat ke-16 pada sesi Practice di Sirkuit Phillip Island, Jumat (23/10/2026).


Menghadapi sirkuit yang belum pernah dijajalnya dalam ajang Kejuaraan Dunia, Veda memilih fokus beradaptasi ketimbang memaksakan diri mengejar kecepatan. Ia ingin memahami karakter lintasan sebelum meningkatkan performa secara bertahap.


Penampilan Veda pada awal sesi sebenarnya cukup menjanjikan. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu finis di posisi ketujuh pada Free Practice 1 (FP1) dengan catatan waktu 1 menit 36,525 detik.


Namun, persaingan semakin ketat pada sesi Practice. Meski mampu mempertajam waktunya menjadi 1 menit 36,248 detik, Veda hanya menempati urutan ke-16. Hasil tersebut membuatnya gagal masuk 14 besar yang berhak lolos langsung ke Q2.
Veda kini harus berjuang melalui Q1. Hanya empat pembalap teratas dari sesi tersebut yang berhak melaju ke Q2 untuk memperebutkan posisi start yang lebih baik.


Meski menghadapi tantangan di Phillip Island, Veda membawa modal positif dari seri sebelumnya. Pada Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, ia berhasil finis di posisi keenam di hadapan pendukungnya sendiri.


Hasil itu menambah motivasinya untuk terus berkembang pada sisa musim ini.
“Setelah Grand Prix Indonesia, saya merasa semakin termotivasi untuk terus berkembang,” ujar Veda dalam keterangan resminya.


Veda menyadari, waktu untuk mempelajari karakter Phillip Island sangat terbatas. Kondisi cuaca yang berubah-ubah juga berpotensi menyulitkan proses adaptasi.


“Saya tahu akan menjadi tantangan untuk mempelajari semuanya dalam waktu singkat, terutama jika kondisi cuaca berubah,” katanya.


Karena itu, Veda memilih membangun kecepatan secara bertahap bersama tim. Ia tak ingin terburu-buru, tetapi berupaya memaksimalkan setiap sesi untuk menemukan setelan motor yang tepat.


Kualifikasi Jadi Penentu
Veda dijadwalkan kembali turun ke lintasan pada Sabtu (24/10/2026). Free Practice 2 berlangsung pukul 04.40 WIB, dilanjutkan Q1 pukul 08.45 WIB dan Q2 pukul 09.10 WIB.


Peluang pertama Veda adalah menembus empat besar Q1. Jika berhasil, ia bisa melanjutkan perjuangan di Q2 demi mendapatkan posisi start yang lebih kompetitif untuk balapan utama, Minggu (25/10/2026).


Persaingan diperkirakan berlangsung sengit. Alvaro Carpe menjadi yang tercepat pada sesi Practice dengan waktu 1 menit 35,292 detik, hanya unggul 0,026 detik dari pembalap tuan rumah Joel Kelso. Sementara itu, juara dunia Moto3 2026, Maximo Quiles, menempati posisi ketiga.


Bagi Veda, tantangan di Phillip Island bukan sekadar mengejar waktu tercepat. Adaptasi yang tepat menjadi modal penting untuk membuka peluang meraih hasil maksimal.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit