TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

1 Dolar=Rp 16.400, Pelemahan Ekonomi Karena Gejolak Global

Reporter: AY
Editor: admin
Sabtu, 15 Juni 2024 | 09:15 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah. Kemarin, rupiah ditutup pada level Rp 16.412 per dolar AS. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menganggap, pelemahan ini adalah dampak dari gejolak ekonomi global.

Dalam sepekan terakhir, gejolak nilai tukar rupiah sangat terasa di pasar keuangan. Pada perdagangan Jumat, rupiah dibuka di level 16.375 per dolar AS. Siang harinya, rupiah makin melemah ke level Rp 16.400 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah akhirnya ditutup pada level Rp 16.412 per dolar AS. Rupiah melemah 142 poin atau 0,87 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menilai, pelemahan nilai mata uang terhadap dolar AS tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Pelemahan mata uang juga terjadi di berbagai negara lain.

Airlangga menjelaskan, membaiknya pertumbuhan ekonomi AS membuat indeks dolar kembali menguat. Apalagi inflasi AS juga semakin rendah.

"Nah, kemudian berbagai mata uang yang lain juga dia (dolar) menguat. Jadi itu gejala global," kata Airlangga usai menghadiri Rakornas Pengendalian Inflasi di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (14/6/2024).

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah masih stabil. Walau melemah, rupiah masih terjaga di banding sejumlah mata uang negara lain.

"Rupiah salah satu yang terbaik di dunia. Rupiah kita sangat stabil. Salah satu yang terbaik di dunia," ujar Perry di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (14/6/2024).

Perry mengatakan, BI terus berada di pasar memantau perkembangan nilai tukar rupiah dan siap melakukan intervensi bila dibutuhkan. BI juga siap memastikan pasokan dolar terjaga di dalam negeri.

BI juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta memberikan kepercayaan lebih kepada investor domestik maupun internasional.

Pengamat Komoditas dan Pasar Uang, Lukman Leong mengatakan, rupiah dan mata uang regional, maupun utama dunia melemah karena dolar AS masih melanjutkan penguatan yang didukung oleh pernyataan hawkish The Fed.

Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pemicu utamanya adalah perang dagang antara Uni Eropa, AS dengan Tiongkok semakin panas, pasca Uni Eropa menerapkan tarif tinggi untuk komponen mobil listrik dan aki listrik.

"Ketegangan geopolitik yang meningkat dapat menyebabkan harga komoditas bergejolak, sementara fragmentasi perdagangan lebih lanjut berisiko menyebabkan gangguan tambahan pada jaringan perdagangan," kata dia.

Komentar:
Ciputat
Dinsos
Damkar
Dinkes
Perkim
Dprd
Idul fitri
Pondok aren
Himbauan
ePaper Edisi 17 Maret 2026
Berita Populer
01
02
04
SIM Keliling Kota Tangsel Senin 16 Maret 2026

TangselCity | 3 hari yang lalu

06
SIM Keliling Bekasi Senin 16 Maret 2026

Nasional | 3 hari yang lalu

08
09
10
Pemkot Bangun 6 Posko Mudik, Siagakan 85 Personel

TangselCity | 3 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit