TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers

Masyarakat Indonesia Ternyata Punya Tradisi Unik di Bulan Syawal, Simak Selengkapnya

Reporter: Dzikri
Editor: AY
Jumat, 04 April 2025 | 14:09 WIB
Acara larung sesaji. Foto : Ist
Acara larung sesaji. Foto : Ist

SERPONG - Masyarakat Indonesia ternyata memiliki beragam tradisi unik dan khas di bulan Syawal ini, setelah melaksanakan perayaan Idulfitri. Berbagai macam tradisi unik ini pun dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

 

Perayaan Lebaran di Indonesia juga biasanya tidak terlepas dari yang namanya ketupat. Namun, beberapa daerah melakukan tradisi yang unik seperti memberi makan kera di sebuah goa, membuat lopis berukuran besar, hingga tradisi larung sesaji.

 

Lantas, apa saja sejumlah tradisi unik yang dilakukan masyarakat Indonesia di bulan Syawal ini? simak penjelasannya.

 

1.Pesta Topeng di Lampung Barat

 

Pesta topeng atau yang disebut dengan Sekura, merupakan ajang silaturahmi yang dilakukan oleh masyarakat di Lampung Barat saat merayakan Idulfitri. Warga di kawasan tersebut akan berkeliling sambil mengenakan topeng, untuk berbagi keceriaan. Pesta pun juga dilakukan demi menyemarakkan perayaan.

 

2.Sesaji Rewanda di Semarang

 

Pada saat bulan Syawal, masyarakat di Talunkacang, Kandri, Gunung Pati, Semarang, melaksanakan tradisi yang bernama Sesaji Rewanda. Tradisi ini meliputi kegiatan memberi makan kera si Goa Kreo pada tanggal 3 Syawal. Bukan tanpa sebab, ternyata tradisi ini sengaja dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang telah didapat.

 

3.Lopis Raksasa di Pekalongan

 

Tradisi yang melambangkan kebersamaan dan ajang silaturahmi ini, dilakukan oleh masyarakat di Kota Pekalongan dengan cara membuat hidangan lopis berukuran besar yang kemudian dipotong dan dibagikan kepada sesama.

 

4.Larung Sesaji di Demak

 

Tradisi Larung Sesaji merupakan sedekah laut yang dilakukan oleh warga Desa Bungo, Wedung, Demak, pada lebaran ketujuh sebagai bentuk rasa syukur mereka atas hasil laut.

 

5.Barong Ider di Banyuwangi

 

Tradisi ritual yang sudah dilakukan sejak tahun 1800 lalu ini dilakukan oleh Suku Osing di Desa Kemiren, Glagah, Banyuwangi. Warga dalam tradisi ini akan mengarak barong dengan tujuan untuk mengusir energi negatif dengan harapan akan mendatangkan keberkahan kepada masyarakat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit