TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Tanggapi Guyonan Prabowo, PKB Setia Dan Tegak Lurus

Reporter & Editor : AY
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:01 WIB
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid. Foto ; Ist
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid. Foto ; Ist

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disindir Presiden Prabowo Subianto sebagai partai yang perlu diawasi saat kegiatan retreat di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026). Sindiran tersebut dianggap sebagai guyonan oleh PKB.

 

“Track Record PKB itu komit, setia, dan dapat diandalkan. PKB akan terus memegang komitmen tegak lurus kepada Presiden Prabowo,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Jazilul Fawaid di Jakarta, Rabu (7/1/2026). 

 

Menurut Jazilul, pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut PKB perlu diawasi tidak mengandung makna politis dan semata-mata merupakan guyonan. Dia justru menilai pernyataan tersebut mencerminkan keakraban antara Prabowo dan PKB, khususnya dengan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. 

 

Sebagai tanda keakraban, Pak Prabowo melempar guyonan, karena tahu Cak Imin juga suka bercanda,” pungkas Wakil Ketua MPR itu. 

 

Senada, Waketum PKB Hanif Dhakiri menilai, pernyataan Presiden Prabowo sebagai kelakar yang bermakna positif. Dia menafsirkan istilah “diawasi” sebagai bentuk saling menjaga agar tetap solid, fokus, dan disiplin. 

“Presiden Prabowo menegaskan pentingnya pemerintahan yang kuat, rapi, dan terkoreksi,” ujar Hanif di Jakarta, Rabu (7/1/2026). 

 

Hanif juga mengapresiasi sikap Prabowo yang merangkul PKB, meski pada Pilpres 2024 lalu keduanya berada pada pilihan yang berbeda. Saat itu, Cak Imin maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan, rival pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

 

“PKB menghormati kepemimpinan itu dan memilih mengarahkan politik pascapilpres pada kebersamaan, kerja nyata, dan hasil yang dirasakan rakyat, bukan memperpanjang polarisasi,” katanya. 

 

PKB, tegas Hanif, berkomitmen berjalan bersama Presiden Prabowo dalam agenda besar pembangunan nasional. Bagi PKB, kata dia, Prabowo adalah pemimpin yang tegas, visioner, sekaligus terbuka. 

 

PKB siap menjadi mitra strategis permanen yang setia kepada Presiden, setia pada konstitusi, dan setia pada kepentingan rakyat,” pungkas Hanif. 

Ketua DPP PKB Daniel Johan menyebut kelakar Prabowo sebagai tanda kasih sayang dan perhatian Presiden kepada Cak Imin. Hanya saja, kata dia, cara pengungkapannya dengan humor, suasana batin yang hangat, dan mimik bahagia. 

 

“Perhatian yang sama juga disampaikan Presiden kepada seluruh koalisi yang hadir untuk memberi semangat,” ujarnya. 

 

Anggota DPR itu menegaskan, PKB akan terus bekerja untuk menyukseskan program-program Pemerintah. PKB, kata dia, akan terus bersama Presiden dan bekerja keras memastikan seluruh program pemerintah Kabinet Merah Putih (KMP) berjalan dengan baik. 

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo melontarkan guyonan kepada Ketua Umum (Ketum) PKB yang juga Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, saat kegiatan retreat di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026). 

Saat itu, Prabowo berbicara mengenai soliditas koalisi dan menanyakan kehadiran para ketua partai yang duduk di Kabinet Merah Putih. 

 

Tapi di sini koalisi kita kuat, ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini, ya? Ada?” tanya Prabowo. 

 

Presiden kemudian menyinggung kehadiran Cak Imin. “Ketua PKB ada? Oh, kayaknya PKB yang harus diawasi terus ini,” seloroh Prabowo, yang disambut tawa para menteri dan wakil menteri. 

Sementara itu, Cak Imin menegaskan, pernyataan Presiden Prabowo tersebut hanyalah candaan untuk mencairkan suasana. 

 

Ya, bercanda, bercanda. Sering begitu, bercanda begitu. Gojlokan begitu,” kata Cak Imin. 

 

Diketahui, kegiatan retreat Kabinet Merah Putih yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2025) dihadiri seluruh anggota kabinet. Termasuk, para menteri yang juga menjabat sebagai ketua umum partai politik. 

 

Yaitu, Ketum PKB Muhaimin Iskandar yang merupakan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko-PM), Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan Menko Infrastruktur. 

 

Kemudian, Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang merupakan Menko Pangan. Begitu pun Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang merupakan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit