TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Hingga Pekan ke-16, Borneo FC Kokoh di Puncak Klasemen

Reporter & Editor : AY
Kamis, 08 Januari 2026 | 14:49 WIB
Sjuad Borneo FC. Foto : Ist
Sjuad Borneo FC. Foto : Ist

SAMARINDA – Hingga pekan ke-16 Super League musim ini, Borneo FC masih nyaman bertengger di puncak klasemen sementara. Pesut Etam mengoleksi 37 poin dari 16 pertandingan, hasil dari 12 kemenangan, satu kali imbang, dan tiga kekalahan. Tim asal Samarinda itu masih menyisakan satu laga sebelum putaran pertama berakhir.

 

Performa Borneo FC terbilang impresif sejak awal musim. Dalam 11 laga pembuka, mereka tampil dominan dengan raihan poin maksimal. Tren positif tersebut baru terhenti pada pekan ke-12 saat Borneo FC harus mengakui keunggulan Bali United. Setelah kekalahan itu, Pesut Etam sempat melalui tiga pertandingan tanpa kemenangan.

 

Momentum kebangkitan akhirnya datang pada pekan ke-16. Pada Sabtu (3/1), skuad asuhan Fabio Lefundes sukses menaklukkan PSM Makassar dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut menjadi titik balik sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.

 

Dari sisi statistik, Borneo FC juga menunjukkan performa yang solid. Mereka telah mencetak 31 gol, hanya terpaut satu gol dari Malut United dan Persija Jakarta yang sama-sama mengoleksi 32 gol. Di lini pertahanan, Borneo FC tercatat baru kebobolan 14 gol dan membukukan tujuh clean sheet.

 

Menariknya, produktivitas gol Borneo FC tidak bertumpu pada satu pemain saja. Distribusi gol terbilang merata di dalam tim. Mariano Peralta masih menjadi pencetak gol terbanyak dengan sembilan gol, disusul Joel Vinicius dengan tujuh gol. Douglas Coutinho telah menyumbang lima gol, sementara Juan Villa mengoleksi empat gol.

 

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan keberhasilan timnya merupakan buah dari kerja kolektif, bukan ketergantungan pada satu atau dua pemain.

 

“Di tim kami tidak ada pemain yang bersinar sendirian. Kami tidak bergantung pada satu orang, tetapi pada seluruh tim,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.

 

Lefundes juga menepis anggapan bahwa performa Borneo FC bertumpu pada individu tertentu. Menurutnya, kontribusi setiap pemain saling berkaitan, baik saat meraih kemenangan maupun ketika menghadapi hasil kurang maksimal.

 

“Karena kami tidak memiliki pahlawan, kami juga tidak punya kambing hitam. Tidak ada satu orang pun yang bisa disalahkan ketika sesuatu berjalan buruk,” ujarnya.

 

Pandangan senada disampaikan Joel Vinicius. Penyerang asal Brasil itu menilai keberhasilan Borneo FC selalu lahir dari kerja sama tim.

“Kadang saya mencetak gol, di pertandingan lain giliran pemain lain yang mencetak gol dan saya membantu lewat assist. Itu karena kami selalu bekerja sebagai tim,” kata Vinicius.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit