TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Penuh Haru, Siswa Cerita Uang Jajan Kini Bisa Ditabung Berkat MBG

Reporter: Farhan
Editor: AY
Jumat, 09 Januari 2026 | 19:01 WIB
Siswa SMK Negeri 1 Jakarta. Foto : Ist
Siswa SMK Negeri 1 Jakarta. Foto : Ist

JAKARTA - Genap satu tahun program Makan Bergizi Gratis (MBG) diterapkan di sekolah-sekolah. Tak hanya memberikan asupan bernutrisi, program ini juga memberi dampak nyata bagi ekonomi kecil para siswa. Uang jajan yang biasanya habis untuk makan siang, kini bisa disimpan dan ditabung.

 

Hal tersebut terungkap saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan program MBG, di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Nanik menanyakan kepada para siswa mengenai uang jajan yang kini bisa mereka tabung sejak adanya MBG. Salah seorang siswi menjawab bahwa ia dapat menabung hingga Rp 15 ribu setiap hari.

 

Nanik lalu menghampiri siswi tersebut untuk dialog singkat. Siswi itu tampak berbisik, lalu Nanik membalasnya dengan rangkulan hangat. Mata siswi tersebut berkaca-kaca, sementara Nanik memeluknya. Tanpa sungkan, siswi tersebur bersandar di bahu Nanik. Suasana haru pun tercipta di tengah riuh ruang kelas.

 

Kisah serupa disampaikan Muhammad Rosid Sumbus, siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jakarta yang akrab disapa SMK Boedi Oetomo. Rosid mengaku, bisa menabung hingga Rp 20 ribu per hari sejak adanya program MBG di sekolahnya.

 

“Perubahan paling kerasa itu di uang jajan. Saya biasanya bawa Rp 20 ribu. Sekarang uangnya bisa disimpan karena tidak perlu beli makan,” ujar Rosid.

 

Setelah ada MBG, saya merasa lebih nyaman ke sekolah karena dapat makanan yang enak dan sehat,” lanjutnya.

 

Menurut Rosid, program MBG juga berdampak pada konsentrasi belajar. Dengan perut terisi, ia tidak lagi menunggu jam pelajaran selesai hanya untuk pergi ke kantin.

 

“Di kelas dan saat praktik saya lebih fokus karena perut kenyang dan makanannya bersih dan steril. Menurut saya program MBG ini sangat penting karena membantu siswa menabung dan memastikan kita makan makanan sehat,” tuturnya.

 

menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Badan Gizi Nasional atas program tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Badan Gizi Nasional atas program MBG ini. Harapan saya ke depan ditambahkan air minum supaya satu menu lebih lengkap,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit