1.266 Warga 4 Kampung Di Desa Idaman Dikepung Banjir
PANDEGLANG - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang sejak Sabtu-Minggu (10-11/1), telah membuat kali Cilemer dan Cimoyan meluap hingga berakibat bencana banjir di wilayah Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.
Banjir yang terjadi telah mengepung empat kampung, yakni Kampung Tajur, Karang Tengah, Sindang Rahayu, dan Kampung Tongkol Cipariuk, dengan jumlah total warga yang terdampak mencapai 1.266 orang.
Kepala Desa Idaman, Ilman mengatakan, banjir yang merendam wilayahnya terjadi sejak Sabtu hingga Minggu. Hal itu terjadi akibat adanya luapan air dari kali Cilemer dan Cimoyan.
“Hujan lebat dua hari dua malam (Sabtu-Minggu,red) mengakibatkan kali Cilemer dan Cimoyan meluap hingga membanjiri wilayah Desa Idaman. Ketinggian air bervariatif, dari 20-60 cm,” kata Ilman, Minggu (11/1).
Banjir yang merendam wilayahnya kata dia, bukan kali pertama. Namun sudah kelima kalinya setiap hujan lebat melanda wilayah Kabupaten Pandeglang. “Setiap hujan deras, pasti berdampak banjir ke wilayah kami. Itu karena luapan air dari kali Cilemer dan Cimoyan. Ini banjir yang kelima kalinya,” katanya.
Dari empat kampung yang terendam ungkap Ilma, ada sebanyak 422 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah total warga terdampak sebanyak 1.266 orang. Kemungkinan besar ujarnya, jika hujan tak reda-reda banjir akan terus meluas.
“Dari Sabtu sampai hari ini (Minggu) banjir melanda Kampung Kampung Tajur dengan jumlah KK terdampak 160, Karang Tengah terdampak 165 Kak, Sindang Rahayu merendam 87, dan Kampung Tongkol Cipariuk 10 KK. Jadi jumlah KK terdampak ada 422 dengan total keseluruhan warga mencapai 1.266 orang,” jelasnya.
Walau pun banjir melanda, warga memilih masih bertahan di rumahnya masing-masing. “Sejauh ini, warga tidak ada yang mengungsi. Mereka masih memilih bertahan di rumahnya masing-masing,” pungkasnya.
Katanya lagi, harus ada penanganan serius dari pemerintah. Khususnya diharapkan ada upaya konkrit dengan membuat tanggul atau upaya lain yang dapat mencegah adanya luapan air dari kali yang membanjiri wilayah Desa Idaman.
“Harapan kami, semoga ada penanganan cepat baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Pusat,” tandasnya.
Senada, Perangkat Desa Idaman, Endang mengatakan, hingga saat ini kondisi banjir belum juga surut. Malah kemungkinan besar, jika hujan terus menerus banjir akan meluas dan ketinggian air akan terus meningkat.
“Belum surut, banjir masih melanda dan semakin meluas. Apalagi, kalau hujannya terus menerus pasti akan makin meluas dan ketinggian air akan terus meningkat,” katanya.
Dia juga memastikan, pihaknya terus melakukan siaga dan terus berkeliling melakukan peninjauan ke tiap-tiap kampung yang ada di wilayah Desa Idaman.
“Kami monitor terus menerus, sejauh ini semua warga yang terdampak banjir masih memilih di rumahnya masing-masing ketimbang mengungsi. Mudah-mudahan cepat surut dan tidak berdampak buruk,” tandasnya.
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 15 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


