Atasi Sampah dan Genangan, Lurah Pondok Pucung Gaungkan Biopori
PONDOK AREN — Upaya penanganan sampah dan pencegahan genangan air terus dilakukan di tingkat wilayah. Lurah Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Murdih, menggaungkan gerakan pembuatan lubang biopori yang dimulai dari rumah pribadinya sebagai contoh nyata bagi masyarakat.
Murdih mengatakan, biopori memiliki manfaat ganda, yakni membantu pengelolaan sampah organik rumah tangga sekaligus meningkatkan daya resap air hujan ke dalam tanah. Karena itu, penerapannya dinilai efektif untuk mengurangi genangan sekaligus menekan volume sampah.
“Pembuatan biopori yang diawali dari rumah saya diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat tentang manfaat biopori, baik dalam pengelolaan sampah organik maupun sebagai sarana resapan air hujan,” ujar Murdih, Sabtu (17/1).
Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Ketua RW dan Ketua RT di lingkungan setempat. Pada pelaksanaannya, berhasil dibuat sebanyak sembilan lubang biopori sebagai langkah awal gerakan peduli lingkungan di tingkat rumah tangga.
Ia berharap, kepedulian terhadap penanganan sampah dapat dimulai dari hulu, yakni dari rumah masing-masing. Dengan demikian, upaya tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu Pemerintah Kota Tangerang Selatan menangani persoalan sampah secara berkelanjutan.
“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Jika dimulai dari rumah, dampaknya akan sangat besar,” katanya.
Melalui kegiatan itu, Murdih mengajak seluruh warga Pondok Pucung untuk berpartisipasi aktif menerapkan gerakan satu rumah dua biopori. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari.
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 12 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


