Erick Thohir Kunjungi Asrama Atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand
THAILAND – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir melakukan kunjungan langsung ke asrama atlet kontingen Indonesia yang berlaga di ASEAN Para Games 2025. Asrama tersebut berlokasi di Suranaree University of Technology, Nakhon Ratchasima, Thailand, pada Rabu (21/1/2026) pagi.
Dalam peninjauan tersebut, Erick Thohir didampingi Sekretaris Jenderal NPC Indonesia Ukun Rukaendi, Wakil Sekjen NPC Rima Ferdianto, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Prof. Saptakunta Purnama, serta jajaran pengurus NPC Indonesia lainnya.
Menpora menyempatkan diri bertemu langsung dengan para atlet Merah Putih. Ia memberikan motivasi sekaligus dukungan moril agar para atlet tampil maksimal dan mampu mengharumkan nama Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2025.
“Saya datang untuk memastikan para atlet mendapatkan dukungan terbaik. Mereka adalah atlet-atlet luar biasa. Saya mengapresiasi kerja tim CdM, NPC Indonesia, dan seluruh pihak yang telah memberikan pendampingan optimal bagi atlet. Saya juga meninjau fasilitas pendukung seperti klinik kesehatan, layanan medis, dan massage,” ujar Erick Thohir.
Pada kesempatan yang sama, Menpora juga memberikan apresiasi atas inisiatif kontingen Indonesia yang membangun dapur umum secara mandiri di Chayada Garden House & Resort Hotel, Nakhon Ratchasima. Langkah tersebut dinilai sangat penting dalam menjaga asupan nutrisi atlet selama masa pertandingan.
“Saya sangat mengapresiasi adanya dapur umum yang dibangun sendiri oleh tim kita. Ini sebuah terobosan yang luar biasa. Saya bangga karena kita tidak bergantung pada pihak lain, tidak mengeluh, tetapi justru menghadirkan solusi,” katanya.
Menariknya, keberadaan dapur umum tersebut turut menarik perhatian beberapa negara peserta lain yang mulai berminat untuk ikut memanfaatkan fasilitas tersebut. Menurut Erick Thohir, hal ini mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang mandiri sekaligus menjunjung tinggi semangat kebersamaan.
“Saya mendengar beberapa negara mulai tertarik untuk bergabung. Inilah karakter bangsa Indonesia—pantang mengeluh, mampu memberi solusi, namun tetap bersahabat dan terbuka dengan negara lain,” tutup Erick Thohir.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu


