Menkeu Purbaya Awasi Rekening Pejabat, Siapkan Mutasi Besar-besaran
JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperketat pengawasan internal di Kementerian Keuangan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap pejabat pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara.
Purbaya mengungkapkan dirinya memiliki akses untuk memantau rekening tabungan pejabat Kemenkeu hingga eselon III. Pemantauan tersebut digunakan sebagai langkah pencegahan penyelewengan sekaligus bahan pertimbangan promosi dan rotasi jabatan.
“LHKPN kami bandingkan dengan pergerakan dana di bank dari tahun ke tahun. Itu jadi ukuran kewajaran,” ujar Purbaya di KPP Madya Jakarta Utara, Kamis (22/1/2026).
Dari hasil sementara, ia menyebut belum ditemukan lonjakan saldo mencurigakan. Namun, Purbaya menegaskan pengawasan tidak boleh dianggap remeh karena Kemenkeu memiliki sistem manajemen risiko berlapis.
“Pilihan pejabat jelas: jaga amanah atau minggir,” tegasnya.
Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan pelantikan empat pejabat baru di lingkungan DJP Jakarta Utara sebagai bagian dari pembenahan pasca-OTT. Purbaya menegaskan mutasi tersebut bukan yang terakhir dan mengancam akan melakukan rotasi lebih besar dalam waktu dekat.
“Dalam satu bulan ke depan, mutasi akan lebih ramai dan besar-besaran,” katanya.
OTT KPK pada 9–10 Januari 2026 terkait dugaan pengaturan pajak sektor pertambangan di KPP Madya Jakarta Utara menetapkan lima tersangka, termasuk pejabat pajak dan pihak swasta.
Purbaya menegaskan pengawasan akan terus diperkuat demi memulihkan kepercayaan publik terhadap Kementerian Keuangan.
Olahraga | 11 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


