TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Pungut Sampah di Tangsel, Menteri Hanif Minta Semua Pegawai Kerja Bakti Sebelum Kerja Tiap Hari

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 04 Februari 2026 | 11:26 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq turun langsung memungut sampah saat kerja bakti bersama Pemkot Tangsel di sepanjang Jalan Raya Serpong, Serpong Utara, Rabu (4/2/2026). (tangselpos.id/rmn)
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq turun langsung memungut sampah saat kerja bakti bersama Pemkot Tangsel di sepanjang Jalan Raya Serpong, Serpong Utara, Rabu (4/2/2026). (tangselpos.id/rmn)

SERPONG UTARA – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie–Pilar Saga Ichsan turun langsung memungut sampah di sepanjang Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pondok Jagung, Serpong Utara, Rabu (4/2).

 

Aksi gotong royong dimulai dari Kantor Kelurahan Pondok Jagung. Menteri Hanif memimpin jajaran pemerintah pusat dan daerah menyusuri bahu jalan, membersihkan sampah yang berserakan di sejumlah titik.

 

Hanif menegaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan persoalan sampah, khususnya di wilayah perkotaan dengan kepadatan tinggi seperti Tangerang Selatan.

 

“Kegiatan ini tidak boleh berhenti hari ini saja. Sesuai arahan Bapak Presiden, kami meminta seluruh jajaran pemerintah, dari pusat sampai daerah, meluangkan waktu paling tidak satu jam sebelum bekerja untuk melakukan kegiatan kebersihan lingkungan,” ujar Hanif di lokasi.

 

Menurutnya, karakter Tangsel sebagai kota urban dengan tingkat heterogenitas masyarakat yang tinggi membuat persoalan sampah tidak bisa ditangani secara instan. Namun demikian, seluruh instrumen kebijakan harus digunakan secara maksimal oleh kepala daerah.

 

“Tangerang Selatan ini wilayah metropolitan, tentu tidak mudah mengelola sampahnya. Tapi kalau diurai dari hulu, pelan-pelan kota ini bisa menjadi kota yang bersih bagi warganya. Kewenangan penuh ada pada Bapak Wali Kota untuk mengatur semua instrumen yang ada,” tegasnya.

 

Hanif juga menyinggung Gerakan Nasional Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo. Gerakan tersebut, kata dia, harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh jajaran pemerintahan untuk membangun budaya bersih sebagai prasyarat negara maju.

 

“Kami bersama Wali Kota akan terus melakukan langkah penertiban, termasuk pendekatan hukum kepada unit-unit usaha. Saat ini tim penegakan hukum masih berada di lapangan untuk memastikan setiap pihak menyelesaikan sampahnya di tempat masing-masing dan tidak membebani pemerintah daerah,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, aksi bersih-bersih ini bukan sekadar simbolik, melainkan upaya membangun budaya bersih di tengah masyarakat.

 

“Ini membangun kesadaran individu dan kesadaran kolektif. Kami ingin masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan lingkungannya,” kata Benyamin.

 

Ia menegaskan, Pemkot Tangsel tidak akan ragu menindak pelanggaran terhadap peraturan daerah tentang kebersihan. Penertiban hingga penegakan hukum akan dilakukan jika masih ditemukan pelanggaran.

 

“Ke depan, apabila masih terjadi pelanggaran, akan dilakukan penindakan, termasuk sanksi pidana. Koridor Serpong yang sebelumnya menjadi salah satu titik kritis persoalan sampah, kami targetkan bisa diselesaikan,” ujarnya.

 

Benyamin juga memaparkan sejumlah langkah konkret yang tengah digalakkan Pemkot Tangsel, salah satunya pembuatan lubang biopori. Dalam dua hingga tiga bulan ke depan, ia menargetkan 20 ribu lubang biopori terpasang di rumah warga.

 

“Sebanyak 65 persen sampah di Tangsel berasal dari rumah tangga. Sampah organik bisa ditangani melalui biopori, sementara sampah anorganik melalui Bank Sampah dan TPS 3R,” jelasnya.

 

Sementara itu selain di titik tersebut, aksi ini juga dilaksanakan serempak di 10 titik lainnya. 

 

Seperti di antaranya, Pasar Ciputat, Cimanggis, Pasar Jombang, wilayah Ciputat Timur, Serpong Ring Road Toll Rawa Mekar Jaya, Pasar Serpong, serta di sepanjang jalur Gading Melati Mas.

 

Selain itu juga dilaksanakan di Jalan Tentara Pelajar Kelurahan Parigi, Jalan Raya Tekno, serta di depan Alun-alun menuju Pamulang Square.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit