Prabowo Bertekad Turunkan Biaya Haji Lewat Pembangunan Kampung Haji di Mekkah
MALANG – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menurunkan biaya ibadah haji bagi masyarakat Indonesia melalui pembangunan Kampung Haji Indonesia di Kota Suci Mekkah. Program strategis ini diharapkan mampu menekan biaya penyelenggaraan haji tanpa mengorbankan kualitas pelayanan bagi jemaah.
“Saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” tegas Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama, yang disiarkan secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Negara, Minggu (8/2/2026).
Di hadapan para ulama serta keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), Prabowo menekankan bahwa pemerintah berkomitmen penuh memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji dan umrah. Ia menyebut perbaikan sistem penyelenggaraan haji akan terus dilakukan secara berkelanjutan, salah satunya melalui penyediaan fasilitas hunian yang lebih pasti, terkelola, dan efisien.
Menurut Prabowo, tingginya biaya haji yang selama ini dirasakan masyarakat harus ditekan secara bertahap dan terukur. Salah satu komponen biaya terbesar, yakni akomodasi di Mekkah, dapat diminimalisasi dengan menghadirkan fasilitas hunian milik Indonesia sendiri.
Bangun Kampung Haji Indonesia di Mekkah
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia akan membangun Kampung Haji Indonesia di Kota Suci Mekkah, yang diperuntukkan khusus bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia.
“Kita akan membangun Kampung Haji di Mekkah untuk jemaah haji dan mereka yang melaksanakan umrah,” ujar Prabowo.
Kawasan tersebut dirancang sebagai pusat hunian terpadu yang menyediakan tempat tinggal layak, nyaman, serta terjamin bagi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah. Prabowo memastikan seluruh jemaah Indonesia akan mendapatkan fasilitas hunian yang memenuhi standar kenyamanan dan keamanan.
“Nanti dijamin semua jemaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik,” katanya.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia memperoleh kehormatan sebagai negara pertama yang diizinkan memiliki lahan di Kota Suci Mekkah. Ia menyebut izin tersebut sebagai bentuk penghargaan khusus dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kepada Indonesia.
Bahkan, menurut Prabowo, pemerintah Saudi melakukan penyesuaian regulasi guna memungkinkan kepemilikan lahan oleh pihak asing di Mekkah. Hal ini, kata dia, mencerminkan eratnya hubungan diplomatik dan kepercayaan antara Indonesia dan Arab Saudi.
“Kita mendapat kehormatan memperoleh hak untuk memiliki lahan di Kota Suci Mekkah. Mereka sampai merombak undang-undang mereka khusus sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa Indonesia,” pungkas Prabowo.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


