Langkah Alwi Farhan Dijegal Kunlavut Vitidsarn di Perempat Final All England 2026
INGGRIS ? Langkah tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, harus terhenti di perempat final All England 2026 setelah dikalahkan unggulan kedua asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Jumat (6/3) malam WIB, Alwi menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 12-21.
Kekalahan ini membuat Alwi belum mampu mematahkan dominasi Kunlavut. Hingga kini, juara Indonesia Masters 2026 tersebut telah empat kali bertemu Kunlavut dan selalu menelan kekalahan.
Meski demikian, Alwi tetap bersyukur atas hasil yang diraihnya.
?Pertama-tama saya mengucap syukur Alhamdulillah, walaupun saya tidak terlalu puas dengan performa saya hari ini,? ujar Alwi usai pertandingan.
Ia menjelaskan, pada awal gim pertama sebenarnya mampu bermain sesuai rencana. Namun setelah interval, Kunlavut mengubah pola permainan yang membuatnya kesulitan beradaptasi.
?Sebenarnya dari start gim pertama sudah benar. Tapi setelah interval pertama Kunlavut mengubah pola permainan dan saya kurang bisa mengantisipasinya dengan cepat. Itu kesalahan saya,? kata Alwi.
Pada gim kedua, Alwi juga sempat mengalami kendala teknis ketika sepatunya rusak saat pertandingan berlangsung.
?Di awal gim kedua terjadi insiden sepatu saya rusak dan itu cukup mengganggu. Tapi saya harus melewatinya dan itu bukan alasan. Memang ada kerugian, tapi saya tetap mengakui kekalahan hari ini dan akan kembali lebih kuat,? tambahnya.
Alwi juga mengakui keunggulan lawannya yang dinilai memiliki permainan sangat solid.
?Kunlavut adalah pemain yang ulet, tidak mudah membuat kesalahan, dan saat ini sedang berada di level yang sangat kuat. Itu yang menjadi modal dia. Saya mencoba melawan hal itu, tetapi saya rasa pukulan saya masih kalah rapi,? ujarnya.
Turnamen All England 2026 menjadi debut Alwi Farhan di turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut. Meski gagal melangkah lebih jauh, ia tetap melihat banyak hal positif dari penampilannya kali ini.
?Hal positif yang bisa saya ambil dari All England pertama ini adalah hasil dari kerja keras latihan dan persiapan saya menuju turnamen ini. Saya merasa ada perkembangan,? ucapnya.
Alwi juga menyoroti keberhasilannya membalas kekalahan dari Chou Tien-chen di turnamen ini.
?Saya sudah mulai bisa revans dengan lawan yang sebelumnya dua kali mengalahkan saya, yaitu Chou Tien Chen. Namun memang belum berhasil melawan Kunlavut,? pungkas Alwi.
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



