Ustaz Khalid Basalamah: Jangan Gampang Hujat Pemerintah, Lihat Sisi Positifnya
SERPONG - Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan masyarakat, agar tak gampang menghujat kebijakan Pemerintah. Menurutnya, mengkritik suatu kebijakan itu harus adil. Jangan hanya melihat dari sisi negatifnya saja.
“Saya termasuk pribadi yang kurang setuju ya, kalau ada pendapat yang selalu melihat sisi negatifnya negara. Saya pribadi, saya lebih melihat kita harus adil mempertemukan antara sisi negatif dan positif. Tidak ada manusia yang sempurna, pasti ada sisi negatifnya. Tapi, kita jangan lupa sisi positifnya,” kata Khalid dalam sebuah siniar atau podcast di Youtube, dikutip Sabtu (7/3/2026).
Khalid lalu mengutip kata-kata sahabat sekaligus sepupu Rasulullah, Ali bin Abi Thalib.
Ali terkenal dengan keluasan ilmu pengetahuannya, sehingga dijuluki sebagai Pintu Ilmu atau Bab al-Ilmi. Khalid menuturkan, saat menjadi raja, Ali mengatakan pemimpin harus dihormati karena dia bertanggung jawab kepada banyak masyarakat.
“Kalau kita kerucutkan kepada hal-hal yang, kayaknya negara kita sudah rumit seakan-akan sudah tidak ada kebaikan, ini juga keliru. Masih banyak sistem yang bagus,” papar Khalid.
Khalid menambahkan, masyarakat Indonesia harus bersyukur karena demokrasi di negara ini terjaga dengan baik. Umat Islam bebas membangun masjid. Suara azan juga bebas diperdengarkan.
“Ini mahal sekali nih bagi umat Islam. Kenapa mahal? Di Singapura boleh azan, tapi (suaranya) gak boleh keluar dari masjid. Di Australia, nggak ada terdengar azan. Sehingga, kita harus betul-betul memperhatikan waktu,” jelasnya.
Tak cuma itu, Pemerintah juga mengizinkan lembaga-lembaga sosial untuk ikut mengurusi umat seperti lembaga pengumpul zakat. Masyarakat juga boleh membuka usaha seperti biro travel haji dan umrah.
Semua tokoh agama dimuliakan. Semuanya boleh menyampaikan aspirasi. Kita juga dipertimbangkan oleh negara-negara lain,” ujar Khalid.
Dia berpendapat, jika harus dipersentasekan, kebaikan negara mencapai 90 persen. Sebanyak 10 persen sisanya, masih menjadi pekerjaan rumah.
“Ini harusnya menjadi PR buat kita semua. Dengan ilmu pengetahuan dan kepedulian yang kita miliki, kita mulai dari doa. Saya sangat yakin, negara bisa berubah menjadi lebih baik, kalau masyarakat Indonesia mendoakan kebaikan buat negara,” tutur Khalid.
Sayangnya, lanjut Khalid, banyak masyarakat yang malah mendoakan untuk keburukan. Sedikit-sedikit, jika ada kesalahan, langsung minta pemimpin segera dilengserkan.
“Sedikit pemimpin salah, lengserkan. Apa yang mau dilengserkan? Seperti menukar boneka di satu tempat ke tempat yang lain,” cetus Khalid
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu


