TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

One Way Tol Japek Efektif Tekan Kemacetan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 18 Maret 2026 | 11:23 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat konferensi pers. Foto : Ist
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat konferensi pers. Foto : Ist

JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) lokal di ruas Tol Jakarta–Cikampek berjalan efektif dalam mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026.

 

Peninjauan langsung dilakukan Menhub bersama Agus Suryonugroho dan Rivan A. Purwantono di KM 29 pada Selasa malam sebagai bagian dari evaluasi awal penerapan kebijakan tersebut.

 

Menhub Dudy mengatakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan merupakan bagian dari strategi terpadu pemerintah untuk menjaga kelancaran sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan mudik.

 

“Korlantas Polri telah memulai rekayasa lalu lintas one way lokal tahap pertama dari KM 70 sampai KM 263. Harapannya perjalanan masyarakat bisa berjalan lancar,” ujar Dudy.

 

Ia menegaskan kebijakan tersebut telah sesuai dengan ketentuan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) dan diterapkan secara bertahap serta terukur berdasarkan kondisi di lapangan.

Hingga Selasa malam, arus lalu lintas di ruas tol tersebut terpantau dalam kondisi terkendali.“Arus lalu lintas terpantau terkendali dan berjalan lancar,” katanya.

 

Kebijakan rekayasa lalu lintas menjadi bagian dari manajemen lalu lintas terpadu yang mencakup penerapan contraflow, one way, serta pembatasan operasional angkutan barang. Seluruh kebijakan dijalankan secara fleksibel dan adaptif.

 

Data Korlantas Polri menunjukkan implementasi kebijakan ini berdampak positif terhadap keselamatan, dengan penurunan angka kecelakaan sebesar 15,5 persen dan fatalitas turun hingga 38,9 persen.

 

Sementara itu, Jasa Marga melaporkan hingga sore hari sekitar 1,1 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta atau sekitar 32 persen dari total proyeksi arus mudik, dengan tren yang terus meningkat menuju puncak.

 

Menhub kembali mengimbau para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas selama periode mudik guna menjaga kelancaran lalu lintas.

 

“Kami mengimbau perusahaan angkutan barang untuk menghentikan sementara operasional kendaraan sumbu tiga ke atas demi kelancaran dan keselamatan.

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit