TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Serangan di Lebanon, 1 Prajurit TNI Gugur dan 3 Terluka Saat Jalankan Misi Perdamaian UNIFIL

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 30 Maret 2026 | 16:43 WIB
Pasukan perdamaian PBB saat melakukan patroli di Lebanon. Foto : Ist
Pasukan perdamaian PBB saat melakukan patroli di Lebanon. Foto : Ist

LEBANON – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengungkap identitas empat prajurit yang menjadi korban dalam insiden serangan di pangkalan pasukan Indonesia di Distrik Marjayoun, Lebanon Selatan.

 

Dalam peristiwa tersebut, Praka Farizal Rhomadhon gugur saat menjalankan tugas. Sementara itu, tiga prajurit lainnya mengalami luka-luka, yakni Praka Rico Pramudia (luka berat), serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan (luka ringan).

 

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menjelaskan bahwa para korban merupakan bagian dari misi perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

 

“Mereka tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL dan sedang menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon Selatan saat insiden terjadi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026).

 

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di wilayah tersebut pada Minggu, 29 Maret 2026. Hingga kini, penyebab pasti serangan masih dalam penyelidikan pihak United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

 

Untuk penanganan korban, dua prajurit dengan luka ringan telah dirawat di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu prajurit dengan luka berat dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St. George di Beirut guna mendapatkan perawatan intensif.

 

Adapun jenazah Praka Farizal Rhomadhon saat ini disemayamkan di Markas Sektor Timur (East Sector Headquarters) UNIFIL. Proses administrasi pemulangan ke Indonesia tengah dilakukan dengan dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut.

 

Seiring meningkatnya situasi keamanan, TNI menyatakan telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai prosedur operasional standar (SOP) UNIFIL.

 

“Insiden ini terjadi di tengah saling serang artileri. Hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Investigasi masih berlangsung,” tambah Aulia.

 

TNI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan misi perdamaian dunia secara profesional, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh prajurit yang bertugas di wilayah konflik.

Komentar:
Pandeglang
Himbauan
ePaper Edisi 30 Maret 2026
Berita Populer
04
05
06
07
SIM Keliling Tangerang Kota Jumat 27 Maret 2026

Pos Tangerang | 3 hari yang lalu

09
Pohon Tumbang Di Pondok Cabe Timpa Dua Kendaraan

TangselCity | 3 hari yang lalu

10
SIM Keliling Bekasi Jumat 27 Maret 2026

Nasional | 3 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit