Whoosh Tetap Aman Meski Cuaca Ekstrem
JAKARTA – KCIC memastikan operasional kereta cepat Whoosh tetap aman meski terjadi cuaca ekstrem di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Menanggapi video yang beredar, KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon–Halim sempat berhenti di KM 126+383 wilayah Kopo pada Jumat (3/4) pukul 16.45 WIB. Penghentian dilakukan untuk penanganan benda asing berupa seng yang terbawa angin dan masuk ke jalur.
Benda tersebut telah lebih dulu terdeteksi oleh sistem sensor, sehingga dapat segera diantisipasi tanpa membahayakan perjalanan. Penanganan selesai dalam waktu singkat, dan kereta kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 16.49 WIB tanpa keterlambatan berarti.
Cuaca ekstrem berupa hujan deras, angin kencang, dan petir memang sempat melanda Bandung, menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan di sejumlah titik. Namun, tidak ada gangguan pada infrastruktur perkeretaapian Whoosh.
KCIC menegaskan seluruh jalur tetap aman dengan dukungan sistem keselamatan berlapis, termasuk sensor deteksi benda asing, cuaca, dan gempa yang terintegrasi dengan pusat kendali operasi (OCC).
Hingga hari ini, operasional Whoosh berjalan normal. Volume penumpang masih terpantau padat, terutama dari arah Bandung menuju Jakarta, dengan keberangkatan didominasi dari Stasiun Padalarang.
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu


