TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

WNA Asal China Ditemukan Tewas Di Pantai Cibodas

Saat Berenang Digulung Ombak

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Selasa, 14 April 2026 | 09:00 WIB
Tim SAR Gabungan sedang melakukan evakuasi terhadap jenazah WNA asal China yang ditemukan tewas, di perairan laut pantai Cibodas, tepatnya di wilayah Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Senin (13/4).
Tim SAR Gabungan sedang melakukan evakuasi terhadap jenazah WNA asal China yang ditemukan tewas, di perairan laut pantai Cibodas, tepatnya di wilayah Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Senin (13/4).

LEBAK - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Warga Negara Asing (WNA) asal China dalam keadaan sudah tewas atau meninggal dunia, di Pantai Cibodas, tepatnya di wilayah Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Senin (13/4), sekitar pukul 10.30 WIB.

 

Diketahui, korban WNA asal China SA Nuhai (41), berdomisili di kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat. Hilang gulung ombak saat berenang bersama dua orang temannya di kawasan Pantai Cibodas, Minggu (12/4), sekitar pukul 13.30 WIB.

 

Mendapatkan informasi dari pelapor bernama Jhon, pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) atau Basarnas Banten bersama Tim SAR lainnya, langsung melakukan pencarian. Namun pencarian di hari pertama (Minggu,red) tidak membuahkan hasil.

 

Kasubsie siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengungkapkan, dipencarian hari kedua, Tim SAR Gabungan telah menemukan korban dalam keadaan sudah tewas. Korban asal Cina itu ditemukan di radius sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

 

“Hari pertama pencarian, kami belum membuahkan hasil. Alhamdulillah, di hari kedua ini kami dapat menemukan wisatawan asal China itu. Korban kami temukan di radius sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, dalam keadaan sudah meninggal dunia,” kata Rizky, Senin (13/4).

 

Dia menjelaskan, dalam pencarian dilakukan pembagian tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 ungkapnya, melakukan pencarian di laut menggunakan rubber boat Basarnas dengan cakupan area 45 nautical mile, dan jarak pencarian 0,5 nautical mile. 

 

Sementara katanya lagi, SRU 2 melakukan penyisiran darat sejauh masing-masing 2 kilometer ke arah barat dan timur dari lokasi kejadian. Dan untuk SRU 3 melaksanakan pencarian menggunakan drone thermal dengan jangkauan hingga 4 kilometer.

 

Dalam pencairan itu, pada pukul 09.00 WIB, tim SRU 3 berhasil mendeteksi keberadaan korban menggunakan drone thermal pada radius sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. 

 

“Menindaklanjuti temuan tersebut, sepuluh menit kemudian Tim SAR Gabungan bergerak melakukan evakuasi menggunakan rubber boat. Sekitar pukul 10.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia,” pungkasnya.

 

“Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Malingping menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut,” sambungnya.

 

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing. “Kami tutup pencarian ini, dan semua unsur yang terlibat dikembalikan ke masing-masing,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit