Pemkab Pandeglang Ajak FKPQ Berantas Buta Huruf Al-Qur'an
PANDEGLANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengajak pihak Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur'an (FKPQ) Pandeglang, agar bisa bersinergi dan bersama dalam memberantas buta huruf Al-Qur'an.
Hal itu disampaikan Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang, Doni Hermawan, saat acara pelantikan DPD dan DPC FKPQ se-Kabupaten Pandeglang masa bakti 2026–2031, di Aula Pendopo Negara Bupati Pandeglang, Sabtu (18/4).
Kata Asda I yang mewakili Bupati Pandeglang, Pemkab Pandeglang komitmen untuk terus memberikan dukungan kepada para penggiat pendidikan Al-Qur'an di Pandeglang.
“Walaupun mungkin belum sepenuhnya sesuai harapan, Pemkab akan terus memberikan perhatian dan dukungan. Kami berharap bantuan yang ada dapat dimanfaatkan untuk memperlancar tugas dalam menjalankan peran yang sangat mulia,” kata Doni.
Doni menekankan, pentingnya sinergi antara Pemkab Pandeglang dan organisasi keagamaan dalam upaya memberantas buta huruf Al-Qur'an. Terlebih Doni menilai, peran FKPQ sangat strategis dalam membangun generasi yang religius dan berakhlak.
“Sinergitas ini harus terus dibangun hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Pemkab Pandeglang juga telah mengimbau aparatur di wilayah untuk turut berperan aktif dalam upaya pemberantasan buta huruf Al-Qur'an,” harapannya.
Katanya lagi, gerakan literasi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) harus terus digaungkan di setiap desa. “Kita harus sama-sama mengajari literasi Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) kepada anak-anak kita sejak dini. Maka dari itulah kami memberikan apresiasi kepada pengurus FKPQ yang fokus memberantas buta huruf Al-Qur'an,” tandasnya.
Sementara, Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Kurnia Satriawan, menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia menilai FKPQ memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pendidikan Al-Qur'an.
“FKPQ harus mampu memperkuat sumber daya manusia dan menyusun program kerja yang terarah sesuai kebutuhan. Organisasi tidak bisa berjalan sendiri, perlu kolaborasi dengan berbagai pihak agar tujuan dapat tercapai,” katanya.
Kurnia juga mendorong agar FKPQ berperan dalam peningkatan kesejahteraan guru ngaji, penguatan kelembagaan, hingga membantu pengurusan legalitas serta pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


