TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Buruh Anarkis, Lempari Polisi dengan Batu dan Lakukan Pembakaran di Mapolda Banten

Bagian Dari Sispam Kota Jelang May Day 2026

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi selected
Senin, 20 April 2026 | 19:07 WIB
Ratusan buruh melakukan aksi anarkis dalam aksi unjuk rasa di Mapolda Banten, Senin (20/4/2026). Kegiatan tersebut bagian dari simulasi persiapan pengamanan aksi unjuk rasa Hari Buruh 1 Mei 2026.(Istimewa)
Ratusan buruh melakukan aksi anarkis dalam aksi unjuk rasa di Mapolda Banten, Senin (20/4/2026). Kegiatan tersebut bagian dari simulasi persiapan pengamanan aksi unjuk rasa Hari Buruh 1 Mei 2026.(Istimewa)

SERANG - Suasana tidak kondusif terjadi di halaman Mapolda Banten, di Kota Serang, Senin (20/4/2026). Ratusan buruh melakukan aksi unjuk rasa secara anarkis, sebagian membawa benda tumpul seperti kayu, melempari petugas dengan batu hingga melakukan aksi pembakaran secara sporadis. Peristiwa tersebut bagian dari Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) aksi unjuk Hari Buruh Internasional (May Day) yang diperingati tiap 1 Mei.

 

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki menyampaikan, bahwa simulasi yang dilaksanakan merupakan bagian dari kesiapan Polda Banten dalam menghadapi peringatan May Day. “Dalam simulasi ini diperagakan tahapan eskalasi situasi, mulai dari kondisi kondusif, provokasi, pelemparan terhadap petugas, hingga pengrusakan dan penjarahan oleh pengunjuk rasa, termasuk potensi penyusupan kelompok anarko seperti yang terjadi pada Agustus-September 2025,” ujar Irjen Pol Hengki, melalui siaran pers yang diterima tangselpos.id.

 

Dikatakan Kapolda, kegiatan tersebut merupakan wujud kesiapan Polda Banten bersama pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait. Dalam melakukan pengamanan penyampaian pendapatan di muka umum, pihaknya mengacu pada Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan, yang mengatur tahapan dalam pengamanan unjuk rasa.

 

“Pengamanan unjuk rasa terdiri dari empat tahapan, yakni situasi hijau dengan pendekatan humanis oleh negosiator Polwan dan Dalmas awal, situasi kuning saat terjadi gangguan ringan yang ditangani dengan pengendalian diri dan Dalmas lanjut, situasi meningkat dengan penanganan oleh PHH Brimob, serta situasi merah atau anarkis yang ditindak tegas dan terukur oleh Brimob sesuai prosedur,” jelas Irjen Pol Hengki.

 

Dirinya menambahkan, bahwa hasil rapat bersama serikat pekerja KSPSI hingga saat ini di wilayah Polda Banten tidak terdapat aksi unjuk rasa.

 

“Sebagai gantinya, kami melaksanakan kegiatan positif seperti bakti kesehatan dan bakti sosial bersama TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan hiburan seperti mancing mania. Kegiatan ini digelar di Serang pada 3 Mei serta di Kabupaten Tangerang dan Kota Serang pada 2 atau 3 Mei. Selain itu, kami juga mengawal buruh yang berangkat ke Monas, Jakarta, pada 1 Mei agar arus lalu lintas tetap lancar dan situasi kondusif,” tambahnya.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit