TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tawuran Pelajar Di Keranggan, 1 Remaja Alami Luka Parah

Polisi Lakukan Penyelidikan

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Rabu, 22 April 2026 | 10:50 WIB
Salah satu pemuda terlihat mengalami luka serius akibat tawuran yang terjadi di Setu.
Salah satu pemuda terlihat mengalami luka serius akibat tawuran yang terjadi di Setu.

SETU-Satu orang remaja luka serius akibat sabetan senjata tajam ketika tawuran dua kelompok pecah di Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (20/4). Korban sampai saat ini masih ditangani intensif di Rumah Sakit (RS) Hermina Serpong. 

 

Korban diketahui berinisial H. Dia sempat dilarikan ke Puskesmas Keranggan untuk mendapatkan pertolongan pertama. Karena luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RS Hermina Serpong untuk penanganan lebih lanjut.

 

Menurut keterangan warga setempat, peristiwa tawuran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, bertepatan dengan waktu Salat Magrib.

 

"Informasinya, kejadian sekitar Magrib. Saat itu warga sedang salat, jadi nggak tahu persis kejadian awalnya,” kata Yudi, warga Keranggan.

 

Ia mengatakan, warga baru mengetahui adanya korban setelah kondisi sudah cukup serius dan membutuhkan pertolongan cepat. “Awalnya dibawa ke Puskesmas Keranggan, tapi karena tidak sanggup menangani, akhirnya dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

 

Warga lainnya, Oji membenarkan, bahwa korban mengalami luka cukup parah akibat senjata tajam. Ia menyebut, luka yang dialami korban terdapat di beberapa bagian tubuh, terutama pada tangan. “Kena luka bacok pada tangan kiri kanannya, terus punggung atas bawah juga kena,” kata Oji.

 

Menurutnya, kondisi luka yang cukup dalam membuat korban harus menjalani tindakan operasi. “Tadi sudah hasil rontgen, katanya harus naik operasi,” ujarnya.

  

Terkait kronologi kejadian, informasi yang beredar di masyarakat masih simpang siur. “Kalau kronologinya masih simpang siur banget. Tadi katanya sih tawuran di Jembatan Keranggan dari antar-sekolah,” ujar Oji.

 

Diduga, tawuran tersebut melibatkan pelajar dari dua sekolah berbeda. Namun, informasi tersebut masih dalam pendalaman pihak berwenang.

 

Pihak keluarga korban menyayangkan terjadinya aksi kekerasan yang melibatkan remaja tersebut. “Keluarga korban menyayangkan lah terjadinya tawuran,” ucapnya.

 

Aparat kepolisian dari Satuan Reskrim telah turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut. Petugas bahkan telah mendatangi korban di rumah sakit guna menggali informasi terkait kejadian.

 

Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus tawuran tersebut. Polisi juga berupaya mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap kronologi pasti serta pihak-pihak yang terlibat dalam insiden itu.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit