Maesyal Hadiri Peluncuran Buku Panduan Dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi
JAKARTA - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi yang digelar di Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (11/5).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mendukung penuh dan siap menyukseskan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia (RI) untuk menjadikan pendidikan sebagai salah satu instrumen dalam pembentukan karakter dan kepribadian generasi penerus bangsa sejak dini.
“Kami mendukung penuh dan siap menyukseskan program Kemendikdasmen yang menjadikan pendidikan sebagai bagian untuk menguatkan pembentukan karakter dan kepribadian bangsa di jenjang sekolah dasar dan menengah,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai kejujuran, budi pekerti dan adab harus ditanamkan sejak dini, bukan hanya di lingkungan sekolah namun juga di keluarga dan masyarakat.
“Budaya jujur, bersih dan beradab itu harus dimulai sejak dini. Anak didik kita tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari kurikulum sekolah saja, namun pengalaman dari lingkungan keluarga serta masyarakat,” ucapnya.
Pihaknya berharap dengan adanya Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi ini, dapat membantu para tenaga pendidik di jenjang pendidikan dasar dan menengah dalam memberikan arah serta metode mengajar yang lebih jelas terhadap penanaman nilai-nilai kejujuran, bersih dan anti korupsi kepada para anak didiknya.
“Dengan buku itu pula, diharapkan para guru bisa mendapatkan gambaran dan arah yang lebih jelas untuk mengajarkan nilai-nilai kejujuran, budaya bersih, anti korupsi yang bermuara pada pembentukan serta penguatan karakter bangsa,” tuturnya.
Sementara Mendikdasmen RI, Abdul Mu'ti mengatakan, pihaknya terus berusaha menjadikan sekolah sebagai role model pembentukan karakter dan kepribadian bangsa yang kuat dan tangguh di semua jenjang pendidikan.
“Dengan peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi itu, kami berkomitmen bahwa sekolah dapat menjadi model bagaimana budaya jujur, budaya bersih, budaya anti korupsi tidak sebatas hanya pengetahuan, namun menjadi budaya dan peradaban utama,” ungkapnya.
Lanjutnya, Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi tersebut bukan sekedar buku semata, melainkan peta jalan strategis dalam membangun generasi bangsa yang berintegritas. Buku ini dirancang secara sistematis dan berjenjang. Panduan itu pun menjadi acuan nasional bagi satuan pendidikan dan pemangku kepentingan dalam menanamkan nilai anti korupsi sejak usia dini hingga menengah.
“Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi menyajikan peta kompetensi yang jelas serta langkah langkah implementatif, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menumbuhkan pendidikan antikorupsi yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 16 jam yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu





