TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Donald Trump Diajak Keliling Zhongnanhai, Xi Jinping: Tidak Semua Pemimpin Asing Pernah Masuk ke Sini

Reporter & Editor : AY
Jumat, 15 Mei 2026 | 17:19 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat kehormatan langka saat diajak Presiden China Xi Jinping berkeliling kompleks elite Zhongnanhai, Jumat (15/5/2026). Foto : Ist
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat kehormatan langka saat diajak Presiden China Xi Jinping berkeliling kompleks elite Zhongnanhai, Jumat (15/5/2026). Foto : Ist

CHINA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat kehormatan langka saat diajak Presiden China Xi Jinping berkeliling kompleks elite Zhongnanhai, Jumat (15/5/2026), di hari terakhir kunjungan kenegaraannya ke China.


Zhongnanhai merupakan kawasan paling strategis di Beijing. Kompleks bekas taman kekaisaran itu kini menjadi pusat kekuasaan China, menampung kantor pusat Partai Komunis China, Dewan Negara, sekaligus kediaman para pemimpin tertinggi negeri tersebut, termasuk Xi Jinping. Lokasinya berada di dekat Lapangan Tiananmen dan dijaga sangat ketat serta tertutup untuk umum.


Dalam suasana santai di taman Zhongnanhai, Trump sempat bertanya kepada Xi apakah para pemimpin dunia lain juga pernah diajak masuk ke kawasan tersebut.


“Apakah banyak presiden atau perdana menteri asing yang pernah diajak ke sini?” tanya Trump melalui penerjemah.
Xi menjawab, sangat sedikit pemimpin dunia yang mendapat kesempatan serupa.


“Kami jarang mengadakan kegiatan diplomatik di sini. Bahkan setelah mulai melakukannya, tetap hanya beberapa tamu tertentu saja,” ujar Xi. Ia kemudian menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai salah satu pemimpin yang pernah beberapa kali berkunjung ke Zhongnanhai.


Trump pun merespons singkat sambil tersenyum. “Bagus. Saya menyukainya,” katanya.


Pertemuan Lebih Personal


Berbeda dengan pertemuan resmi sehari sebelumnya di Great Hall of the People, agenda di Zhongnanhai berlangsung jauh lebih intim dan tertutup. Xi menjamu Trump dengan minum teh bersama, dilanjutkan makan siang terbatas sebelum Trump kembali ke Amerika Serikat pada Jumat siang.


Menu jamuan makan siang mencerminkan perpaduan kuliner khas China dan hidangan internasional. Di antaranya sup seafood dengan ikan kod cincang, lobster goreng renyah, fillet sapi panggang isi jamur morel, ayam kung pao, pangsit isi udang dan babi, hingga brownies cokelat dan es krim sebagai pencuci mulut.


Dalam pembicaraan tertutup itu, kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis global, mulai dari program nuklir Iran, stabilitas Selat Hormuz, Taiwan, hingga rencana pembelian minyak dan kedelai Amerika Serikat oleh China.


Trump Kagum Pohon Berusia 1.000 Tahun


Momen menarik terjadi saat Xi memperlihatkan deretan pohon tua di kompleks Zhongnanhai. Trump tampak terkejut ketika mengetahui beberapa pohon di kawasan itu telah berusia ratusan hingga ribuan tahun.


“Pohon-pohon di sisi ini berusia sekitar 200 sampai 300 tahun. Di bagian lain bahkan ada yang mencapai 1.000 tahun,” jelas Xi.


Trump pun spontan bertanya, “Mereka bisa hidup selama itu?”
Xi kemudian menunjukkan sebuah pohon berusia hampir 500 tahun sambil menjelaskan bahwa Zhongnanhai menyimpan sejarah panjang sejak era kekaisaran China.


Sebagai simbol persahabatan, Xi juga berjanji akan mengirim bibit mawar dari taman Zhongnanhai kepada Trump.
“Saya suka itu. Sangat bagus,” jawab Trump.


Di akhir pertemuan, Xi menyebut hubungan terbaru China dan Amerika Serikat telah memasuki fase baru yang lebih konstruktif dan bersejarah.


Kunjungan Trump ke China pada 13–15 Mei 2026 menjadi lawatan pertama Presiden Amerika Serikat ke Negeri Tirai Bambu dalam sembilan tahun terakhir. Sebelumnya, Trump juga pernah datang ke China pada November 2017 saat masa jabatan pertamanya. Sementara penggantinya, Joe Biden, tidak pernah melakukan kunjungan resmi ke China selama menjabat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit