Tawarkan Suasana “Rumah Serasa Villa”, The Ayarahill Parung Panjang Dibanderol Mulai Rp400 Jutaan
BOGOR - Kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, kembali dilirik sebagai salah satu daerah sunrise property di barat Jakarta. Melihat potensi tersebut, pengembang PT Jumantiri Cipta Reka di bawah naungan Sukandamulia Group menghadirkan hunian premium bertajuk The Ayarahill.
Berlokasi di Jalan Raya Sidamanik KM 58, Lumpang, Kecamatan Parung Panjang, proyek ini mengusung konsep “rumah serasa villa” dengan perpaduan desain modern, area hijau yang luas, serta fasilitas kawasan untuk menunjang kenyamanan penghuni.
Direktur The Ayarahill Parung Panjang, Ricky Kurniawan mengatakan, proyek tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian berkualitas dengan harga yang masih kompetitif di kawasan berkembang.
“The Ayarahill hadir sebagai jawaban atas kebutuhan hunian modern dengan harga terjangkau di kawasan berkembang. Selain cocok untuk tempat tinggal, proyek ini juga memiliki potensi investasi yang sangat menjanjikan karena berada di area sunrise property,” ujar Ricky.
Pengembang yang telah berpengalaman sejak 1985 itu sebelumnya dikenal lewat sejumlah proyek properti di Jakarta Utara, seperti Sunter Icon, kawasan Food Centrum, hingga berbagai proyek high rise dan kawasan hunian lainnya.
Dibangun di atas lahan sekitar 13 hektare, The Ayarahill akan menghadirkan kurang lebih 700 unit rumah yang terbagi ke dalam empat cluster eksklusif. Lokasinya dinilai strategis karena hanya berjarak sekitar 7–10 menit menuju Stasiun Parung Panjang dan sekitar 25 menit ke BSD City.
Selain itu, akses Tol Serpong–Balaraja juga disebut bakal semakin mendongkrak nilai investasi kawasan tersebut.
Project Consultant Property Lounge & Principal LJH Realty Gading Serpong, Rita Megawati menilai perkembangan infrastruktur menjadi faktor utama meningkatnya minat masyarakat terhadap kawasan Parung Panjang.
“Kalau memang untuk perkembangan kota, ketika ada tol dengan akses langsung ke Jakarta dan bandara, pasti selalu ada market-nya. Dan yang pasti harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan kawasan Serpong atau Jakarta,” kata Rita saat kegiatan Product Knowledge The Ayarahill, Kamis (21/5).
Menurutnya, rumah dengan harga di bawah Rp1 miliar di kawasan Serpong kini semakin sulit ditemukan. Karena itu, The Ayarahill dinilai menjadi alternatif menarik dengan kualitas bangunan premium namun harga yang masih terjangkau.
Konsep “rumah serasa villa” menjadi salah satu daya tarik utama proyek tersebut. Nuansa resort diterapkan melalui penataan landscape, penghijauan kawasan, hingga desain fasad rumah yang dibuat lebih dinamis.
“Landscape-nya benar-benar diperhatikan, mulai dari jalan sampai tanamannya. Bahkan desain fasad rumah dibuat maju mundur, jadi tidak monoton,” ujar Project Consultant Property Lounge The Ayarahill, Steven Michael.
Tak hanya itu, seluruh unit juga dirancang menggunakan konsep high ceiling hingga enam meter sehingga sirkulasi udara di dalam rumah terasa lebih lega dan sejuk.
Meski menyasar segmen harga menengah, spesifikasi bangunan yang ditawarkan tergolong premium.
Mulai dari double dinding material, smart door lock Dekson, homogenous tile 60x60, sanitary Toto, utilitas underground, hingga carport premium.
Untuk menunjang aktivitas penghuni, The Ayarahill juga menghadirkan berbagai fasilitas kawasan seperti double main gate, clubhouse, jogging track, indoor gym, lapangan basket, children playground, dan taman hijau.
Rita memastikan kawasan tersebut aman dari banjir dan difokuskan menjadi lingkungan hunian yang nyaman serta tertata.
“Selama banjir besar kemarin di banyak wilayah, di sini aman. Dari dulu kawasan ini tidak pernah banjir,” tegasnya.
The Ayarahill menawarkan rumah satu lantai mulai Rp400 jutaan dan rumah dua lantai mulai Rp700 jutaan. Seluruh unit disebut sudah ready stock dengan sertifikat pecah sehingga dapat langsung diproses melalui KPR.
Pengembang juga menggandeng sejumlah bank untuk pembiayaan konsumen, di antaranya Bank Central Asia, Bank Tabungan Negara, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, OCBC NISP, Bank INA, hingga Bank Syariah Indonesia.
Selama periode promo hingga 31 Juli 2026, konsumen juga mendapat berbagai penawaran seperti DP 0 persen, gratis PPN 100 persen, bebas BPHTB, AJB dan BN, cashback biaya akad hingga Rp20 juta, free AC, serta voucher BBM.
Saat ini pengembang baru membuka sekitar 100 unit pada tahap pertama, dengan penjualan yang diklaim telah mencapai sekitar 50 persen.
“Kita targetkan cluster pertama habis tahun ini. Karena ketika tahap berikutnya dibuka, harga pasti ikut naik menyesuaikan kenaikan bahan bangunan,” tutup Rita.
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


