Anggaran Dievaluasi, Pemprov Banten Belum Bisa Lanjutkan Pemasangan PJU
SERANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tahun ini belum bisa melanjutkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan provinsi. Hal tersebut karena anggaran yang sudah dialokasikan sedang dalam tahap evaluasi. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten, Tri Nurtopo mengakui, belum bisa melaksanakan pemasangan PJU di semua jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Banten karena sedang dilakukan evaluasi.
Tri menyatakan, belum bisa menyampaikan secara terperinci besaran anggaran dan jumlah PJU yang nantinya akan dipasang, karena masih menunggu hasil evaluasi perhitungan anggaran . “Kita saat ini lagi konsolidasi dulu, karena kita lagi melakukan evaluasi anggaran untuk pemasangan PJU yang menjadi kewenangan Provinsi Banten. Jadi saya belum berani mengeluarkan statemen,” ungkap Tri Nurtopo, Kamis (21/5/2026).
Selain pemasangan PJU di jalan provinsi, pihaknya juga baru menyelesaikan rapat koordinasi pembahasan pemasangan PJU di sepanjang jalan nasional di Banten. Secara keseluruhan, kebutuhan PJU untuk ruas jalan nasional sebanyak delapan 8.000. “Kebutuhan PJU untuk jalur wisata saja sekitar delapan ribuan PJU. Jadi prinsipnya begini, panjang jalan kalikan 20, karena satu kilometer itu sisinya 20 lampu, itu kebutuhannya,” ujarnya.
Ditanya terkait kebutuhan anggaran dan waktu pemasangan PJU, dia mengaku anggaran yang dibutuhkan cukup besar dan membutuhkan banyak waktu. Meski didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), namun hal tersebut tetap membutuhkan banyak waktu. “Anggarannya besar kalau untuk itu, besar itu, enggak mungkin langsung, bertahap ya, bertahap. Saya kurang tahu kalau tahun ini, karena kan dari APBN,” katanya.(*)
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


