TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemkot Tangerang Resmi Luncurkan Aplikasi CISADANE

Dukung Pendidikan Inklusif

Reporter & Editor : Redaksi
Selasa, 26 Mei 2026 | 09:15 WIB
Wali Kota Tangerang, Sachrudin (empat dari kiri), meresmikan Aplikasi SIP PUAD PNF dan Aplikasi Cisadane di Stadion Benteng Reborn, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (25/5).
Wali Kota Tangerang, Sachrudin (empat dari kiri), meresmikan Aplikasi SIP PUAD PNF dan Aplikasi Cisadane di Stadion Benteng Reborn, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (25/5).

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat layanan pendidikan inklusif melalui peluncuran aplikasi Central Informasi Sistem Administrasi Data Edukasi Inklusif (Cisadane). Aplikasi tersebut resmi diluncurkan bersamaan dengan kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan (Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026, di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Senin (25/5).

 

Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, hadirnya aplikasi CISADANE menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan layanan pendidikan yang inklusif, terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.

 

“Ini untuk memudahkan proses layanan pendidikan, termasuk memperkuat komunikasi antara sekolah, pemerintah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak,” ujar Sachrudin.

 

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar memaparkan, Aplikasi CISADANE dikembangkan sebagai platform digital yang mendukung pengelolaan data pendidikan inklusif secara terpusat.

 

“Sistem itu berfungsi sebagai media administrasi, pendataan peserta didik berkebutuhan khusus, monitoring layanan pendidikan inklusif hingga penguatan koordinasi antarsatuan pendidikan dan pemangku kepentingan pendidikan,” papar Wahyudi.

 

Lanjutnya, aplikasi CISADANE merupakan implementasi dari penguatan layanan unit disabilitas di Kota Tangerang.

 

“Melalui aplikasi ini, kami ingin memperkuat sekolah inklusif. Sehingga bukan hanya sekadar pendataan anak berkebutuhan khusus, tetapi juga menghadirkan layanan konseling dan pendampingan,” jelasnya.

 

Sekarang, Pemkot Tangerang pun telah membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang didukung tenaga psikolog guna membantu pelayanan dan konsultasi pendidikan inklusif.

 

“Harapannya aplikasi itu dapat menjadi sarana konsultasi antara pemerintah, sekolah dan orang tua sehingga seluruh kebutuhan terkait pendidikan inklusif dapat dilayani dengan lebih baik,” katanya.

 

Selain CISADANE, pada kesempatan yang sama Pemkot Tangerang juga meluncurkan aplikasi SIP PAUD PNF yang digunakan untuk mendukung monitoring, pengawasan dan pendampingan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF).

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit