Jemaah Haji Geser ke Madinah, Layanan Makin Prima
MAKKAH - Fase pemindahan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah ke Madinah resmi dimulai. Pada hari pertama, Minggu (7/6), sebanyak 14 kelompok terbang (kloter) dengan total 5.499 jemaah diberangkatkan menuju Kota Nabi sebagai bagian dari tahapan akhir penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengatakan seluruh proses keberangkatan berlangsung sesuai jadwal mulai pukul 07.00 hingga 18.00 waktu setempat. Tidak ada perjalanan yang dimulai pada malam hari, meski sebagian jemaah yang berangkat sore hari diperkirakan tiba di Madinah pada malam hari.
“Seluruh proses perpindahan telah disiapkan sesuai prosedur, mulai dari dokumen perjalanan, kesiapan bus, hingga pengiriman koper jemaah,” ujar Ihsan.
Sehari sebelum keberangkatan, seluruh dokumen perjalanan telah diselesaikan. Sementara koper besar jemaah dikirim lebih dulu menggunakan kendaraan khusus agar proses perpindahan berlangsung lebih tertib dan nyaman.
Di saat yang sama, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, meninjau langsung sejumlah hotel yang akan ditempati jemaah Indonesia di Madinah. Salah satunya Millennium Al Aqeeq Hotel yang berlokasi sangat dekat dengan Masjid Nabawi.
Dalam peninjauan tersebut, Dahnil memastikan seluruh fasilitas, mulai dari restoran hingga kamar hotel, siap memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah. Menurutnya, kualitas akomodasi yang disiapkan tahun ini menjadi salah satu peningkatan layanan yang patut diapresiasi.
Ia juga meminta agar kamar-kamar terbaik diprioritaskan bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih selama beribadah di Madinah.
Dahnil mengungkapkan, sekitar 16.930 jemaah haji reguler Indonesia akan menempati hotel berbintang empat dan lima yang berada di kawasan terdekat dengan Masjid Nabawi. Hotel-hotel tersebut antara lain Millennium Al Aqeeq, Hilton, Makarem, dan Front Taiba.
“Ini menjadi salah satu capaian penting dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia. Ribuan jemaah reguler kini dapat menikmati fasilitas hotel berbintang yang sebelumnya identik dengan layanan haji khusus,” katanya.
Peningkatan kualitas akomodasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki pelayanan haji dari tahun ke tahun. Dengan dimulainya pergerakan jemaah ke Madinah dan kesiapan fasilitas yang telah dipastikan, fase akhir pelayanan haji Indonesia di Arab Saudi diharapkan berlangsung lebih nyaman, aman, dan berkualitas bagi para tamu Allah.
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 20 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 7 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


