TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemprov DKI Tegaskan CCTV Tetap Aktif Saat Aksi Mahasiswa di Jakarta Pusat

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:59 WIB
Mahasiswa melakukan demo di Bunderan HI pada Jumat (12/6/2026). Foto : Ist
Mahasiswa melakukan demo di Bunderan HI pada Jumat (12/6/2026). Foto : Ist

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantah tudingan bahwa kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik Jakarta Pusat sengaja dimatikan saat berlangsungnya aksi demonstrasi mahasiswa pada Jumat (12/6).


Isu tersebut mencuat setelah sejumlah pengguna media sosial mengeluhkan tayangan CCTV yang tidak dapat diakses selama aksi berlangsung. Kondisi itu kemudian memicu berbagai spekulasi di ruang publik.


Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menegaskan bahwa seluruh CCTV milik Pemprov DKI tetap beroperasi normal dan tidak ada instruksi untuk menonaktifkannya.


Menurutnya, keterlambatan akses yang dirasakan masyarakat kemungkinan besar dipicu oleh lonjakan jumlah pengguna yang mengakses layanan CCTV secara bersamaan.


“Dari informasi yang kami terima, CCTV milik Pemprov tetap berjalan. Jika akses terasa lambat atau sempat tidak terbuka, kemungkinan karena trafik pengguna sedang sangat tinggi,” ujar Chico.


Ia juga menjelaskan bahwa pada kondisi tertentu bisa saja terjadi pengaturan teknis untuk menjaga kestabilan sistem, namun bukan dalam bentuk penghentian operasional kamera pengawas.


Sebelumnya, sebuah unggahan di media sosial menyebut sejumlah CCTV di kawasan Jakarta Pusat tidak dapat diakses saat demonstrasi berlangsung. Unggahan tersebut membandingkan kondisi dengan CCTV di wilayah lain yang masih menampilkan siaran normal.
Di sisi lain, Polda Metro Jaya juga membantah adanya praktik pengacauan sinyal (jamming) selama aksi berlangsung.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan gangguan komunikasi maupun akses kemungkinan dipengaruhi tingginya aktivitas dan kepadatan pengguna jaringan di lokasi demonstrasi.


Pihak kepolisian menyatakan akan berkoordinasi dengan Diskominfotik DKI Jakarta guna memastikan penyebab gangguan akses CCTV yang sempat dikeluhkan masyarakat.


Pemprov DKI dan aparat memastikan tidak ada kebijakan pemadaman CCTV selama kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit